Polemik Ruko Pluit yang Berdiri di Atas Saluran Air, Sekda DKI: Aset Lahan Jakpro
Khaerul S | 2 Juni 2023, 17:53 WIB

AKURAT.CO - Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah memindahkan aset lahan di Pluit Jakarta Utara kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Hal ini terkait bangunan yang dianggap melanggar aturan di Komplek Pertokoan Pasar Muara Karang atau yang dikenal Ruko Niaga Pluit, Jalan Pluit Karang Niaga, Blok Z-4 Utara dan Z-8 Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara.
Joko menegaskan, pemindahan aset tersebut telah sesuai dengan Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.
"Pemindahan aset itu kan macam-macam, pemanfaatan aset sesuai dengan Permendagri Nomor 19 tahun 2016, kan sudah ada ketentuannya," ujar Joko di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2023).
Lebih lanjut ia mengatakan, Hak Pengelolaan lahan (HPL) milik Pemprov DKI Jakarta akan tetapi sudah di inbrengkan.
"HPL nya milik Pemprov DKI Jakarta. Tetapi itu sudah di inbrengkan," sambung Joko.
Lebih lanjut ia mengatakan, lahan tersebut sudah di inbrengkan di PMDK dalam bentuk barang kepada Jakpro.
"Inbreng itu sudah di PMDK, dalam bentuk barang ke Jakpro. Itu tinggal Jakpro nanti yang akan mengurus," sambung Joko.
Terkait hal tersebut, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI, Michael Rolandi Cesnanta Brata mengatakan, lahan tersebut sudah menjadi milik Jakpro.
"Pluit sudah punya Jakpro," ujar Michael.
Sebelumnya, Pascapembongkaran bangunan yang dianggap melanggar aturan di Komplek Pertokoan Pasar Muara Karang atau yang dikenal Ruko Niaga Pluit, Jalan Pluit Karang Niaga, RT011/003 Blok Z-4 Utara dan Z-8 Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara polemik muncul antara Ketua RT dengan para pemilik bangunan ruko.
Diketahui, pembongkaran tersebut dilakukan setelah adanya video viral Ketua RT 011 Riang Prasetya yang berdebat dengan pemilik ruko yang berdiri diatas saluran air.
Sementara salah satu pemilik bangunan ruko yang dibongkar, Very Gunawan (54) menegaskan, Optik Karisma yang menjadi kantor Riang juga menutupi saluran air.
"Kedatangan kita, kita ada informasi katanya Pak RT mulai jam 10 malam kemarin membongkar saluran got yang selama ini dia tutup dengan cor permanant, kurang lebih 20 centimeter dan ditutup dengan conblock," ujar Very saat dikonfrimasi, Rabu (31/5/2023).
Oleh karena itu, ia mengakui kecewa dengan Ketua RT yang seperti maling teriak maling.
"Kecewalah kita (para pemilik ruko yang dibongkar). Ko selaku RT bisa-bisanya suruh kita (bongkar bangunan ruko), tapi dia sendiri melakukannya, ini sama saja seperti maling teriak maling," sambung Very.
Very menyatakan, kekecewannya tersebut dikarenakan melihat secara langsung kantor Riang tersebut baru dibongkar.
"Ternyata kita ke kantor beliau (Riang Prasetya) memang benar baru dibongkar. Kenapa dibongkar semalam? Karena kemarin sore, sekitar jam 1, saya ada ke kantor beliau," pungkas Very.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







