Gubernur Pramono Targetkan LRT Jakarta Tersambung hingga JIS, PIK 2, dan Bandara Soekarno-Hatta

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, membuka peluang pengembangan jalur LRT Jakarta hingga Jakarta International Stadium (JIS), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, sampai Bandara Soekarno-Hatta.
Pramono mengatakan, rencana pengembangan tersebut akan dilanjutkan setelah penyelesaian proyek perpanjangan LRT fase 1B dari Manggarai ke Dukuh Atas.
"Sedangkan dari Velodrome, JIS, Ancol, kemudian nanti akan diteruskan sampai PIK 2 dan sampai dengan Soekarno-Hatta, rutenya, trasenya diselesaikan kemudian," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, saat ini trase pengembangan LRT baru dirancang hingga kawasan Ancol. Karena itu, ia meminta Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang baru, Budi Awaluddin, segera menyusun jalur lanjutan menuju PIK 2 hingga Bandara Soekarno-Hatta.
"Saya akan meminta Pak Budi Kepala Dinas Perhubungan yang baru untuk segera menyelesaikan trase dari Ancol, PIK 2 sampai dengan Soekarno-Hatta," ujarnya.
Pramono menilai pengembangan jalur tersebut akan memperkuat integrasi antarmoda transportasi di Jakarta. Nantinya, jaringan LRT akan terhubung dengan MRT, TransJakarta, hingga sistem transportasi regional lainnya.
"Maka kalau itu bisa dilakukan, semua loop dan juga utara-selatan maupun tengah yang nanti akan ada MRT dari Balaraja-Cikarang, itulah yang akan membuat konektivitas di Jakarta menjadi semakin baik," katanya.
Baca Juga: BPBD Prediksi Hujan Sedang - Lebat Landa Jakarta hingga 24 Mei, Warga Diimbau Waspada Genangan
Meski demikian, Pemprov DKI saat ini masih memprioritaskan penyelesaian jalur LRT dari Velodrome hingga Dukuh Atas melalui perpanjangan rute Manggarai–Dukuh Atas.
Pramono menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta kebutuhan integrasi transportasi di pusat kota.
Perpanjangan jalur Manggarai–Dukuh Atas akan menambah panjang lintasan LRT menjadi 14,2 kilometer dengan total 12 stasiun. Untuk proyek itu, Pemprov DKI menyiapkan tambahan investasi sekitar Rp 2,7 triliun.
Sebagai informasi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat progres pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai mencapai 92,76 persen.
Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, mengatakan sebagai kontraktor yang mengerjakan integrasi sipil, rel, sistem, dan operasi, perseroan menegaskan komitmen untuk mempercepat pengerjaan dengan tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan.
Baca Juga: Persaingan Sengit Pekan Pamungkas Serie A, Empat Tim Ini Berebut Tiket Liga Champions
"Keselamatan konstruksi, baik dalam pengamanan konstruksi balance cantilever maupun pengguna jalan harus diutamakan," katanya dalam keterangan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






