Legislator Golkar Basri Baco Ajak Masyarakat Jangan Alergi Politik, Siapkan Materi Wawasan Kebangsaan dalam Forum

AKURAT JAKARTA - Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta, Basri Baco, mendorong masyarakat untuk tidak bersikap apatis atau alergi terhadap politik.
Ia menegaskan bahwa politik dan partai politik merupakan bagian penting dari sistem demokrasi yang perlu dipahami oleh seluruh lapisan warga.
Hal tersebut disampaikan Baco dalam pertemuan antara jajaran DPD Partai Golkar DKI Jakarta dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Satpol PP DKI Jakarta.
Menurutnya, masih banyak masyarakat di tingkat bawah yang belum memiliki pemahaman utuh tentang politik, sehingga cenderung bersikap menjauh atau bahkan anti terhadap aktivitas politik.
"Masyarakat jangan alergi sama politik, jangan anti sama partai politik. Karena politik dan partai politik itu bagian dari demokrasi," ujar Baco.
Ia menilai, penting bagi partai politik untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami peran dan fungsi politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebagai langkah konkret, Golkar DKI Jakarta berencana menyisipkan materi terkait wawasan kebangsaan, demokrasi, dan politik dalam kegiatan konsolidasi partai hingga tingkat bawah, mulai dari kota, kecamatan, hingga kelurahan.
Baco menyebut, forum-forum pertemuan di tingkat akar rumput dapat dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat, sehingga tidak lagi muncul stigma negatif terhadap politik.
"Agar masyarakat di tingkat paling bawah itu paham, kenapa tidak boleh alergi sama politik, kenapa tidak boleh anti sama partai politik. Semua ada penjelasannya," katanya.
Wakil Ketua DPRD DKI itu juga mengusulkan agar upaya edukasi politik tidak hanya dilakukan oleh satu partai, melainkan dapat dijalankan secara bersama-sama oleh seluruh partai politik dengan dukungan pemerintah.
Menurutnya, hal ini penting agar pembinaan demokrasi berjalan lebih merata dan tidak parsial, sekaligus memaksimalkan pemanfaatan dana bantuan partai politik yang diberikan pemerintah.
"Kalau bisa, pembinaan ini dilakukan bersama-sama. Jadi tidak jalan sendiri-sendiri, tapi serempak memberikan pemahaman kepada masyarakat," ucap Baco. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









