Jakarta

Rute Transjabodetabek Blok M–Soetta Bakal Dibuka, Golkar Jakarta Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

Laode Akbar | 9 Februari 2026, 21:23 WIB
Rute Transjabodetabek Blok M–Soetta Bakal Dibuka, Golkar Jakarta Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, menilai peluncuran rute baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan menjadi langkah positif untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.

Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya menambah alternatif mobilitas bagi pekerja dan pelaku perjalanan udara, tetapi juga berpotensi mendorong pergeseran dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.

"Ya, program itu juga bagus. Itu akan mengurangi kemacetan yang terjadi. Itu bisa merangsang agar orang bisa naik TransJakarta," ujar Basri Baco kepada Akurat Jakarta, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: Dukung Raperda Sistem Pangan, Fraksi Golkar DKI: Harus Jadi Regulasi Strategis, Bukan Sekadar Administrasi

Meski begitu, ia menyoroti adanya konsekuensi yang harus dipertimbangkan pemerintah daerah, terutama terkait kebutuhan pengadaan armada dan besaran subsidi yang mungkin meningkat seiring bertambahnya rute dan pengguna.

"Memang yang akan timbul adalah satu, akan ada penambahan biaya bus dan subsidi terhadap orang yang naik itu," tambahnya.

Koordinator Komisi B itu menegaskan, kebijakan ini tetap layak didorong mengingat manfaat jangka panjangnya bagi pergerakan masyarakat serta upaya pemerintah menekan kemacetan di ibu kota.

Baca Juga: Ketua DPD Golkar DKI Zaki Iskandar Ingatkan Pentingnya Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak

Ia berharap implementasinya diperhitungkan secara matang agar layanan berjalan optimal dan efisien.

Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menargetkan rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dapat beroperasi sebelum masa mudik Idulfitri 2026.

Pramono mengatakan keputusan pembukaan rute sudah diambil, termasuk penyediaan armada dan pembangunan halte baru.

Ia menegaskan layanan tersebut menjadi prioritas karena diproyeksikan akan banyak digunakan warga saat Lebaran.

"Saya sudah meminta sebelum menyambut Idulfitri, trayek ini sudah harus dibuka. Mudah-mudahan apakah di minggu keempat Februari atau awal bulan Maret nanti akan kami buka," kata Pramono kepada wartawan, Jumat (6/2/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
L