Jakarta

Wagub Rano Karno Klaim Penanganan Banjir di Jakarta Kini 88 Persen Kurang dari 2 Jam

Laode Akbar | 20 April 2026, 15:17 WIB
Wagub Rano Karno Klaim Penanganan Banjir di Jakarta Kini 88 Persen Kurang dari 2 Jam
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, saat menyampaikan LKPJ Gubernur 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

AKURAT JAKARTA – Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan capaian penanganan banjir dan genangan di Ibu Kota yang mayoritas dapat ditangani dalam waktu kurang dari dua jam.

Hal tersebut disampaikan Rano dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jakarta Tahun 2025, Senin (20/4/2026).

"Penanganan genangan kurang dari dua jam telah mencapai 88,1 persen," ujar Wagub Rano di gedung DPRD DKI Jakarta.

Baca Juga: Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026 di Balai Kota, Hadirkan Produk Kuliner hingga Otomotif

Menurutnya, capaian tersebut merupakan bagian dari hasil pelaksanaan Program Pengelolaan Sumber Daya Air sepanjang 2025.

Pemprov DKI, katanya, terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, mulai dari peningkatan kapasitas tampungan air hingga pengerukan sungai di berbagai titik.

"Terlaksananya Program Pengelolaan Sumber Daya Air antara lain meningkatkan kapasitas tampungan air menjadi 539.674 m3, pengerukan sungai di 2.334 titik dengan volume 919.173 m3," paparnya.

Tak hanya itu, politikus PDIP itu juga menyebut kondisi pesisir turut mengalami perbaikan. Sebanyak 71,61 persen wilayah pantai di Kepulauan Seribu disebut telah terbebas dari abrasi.

Baca Juga: Pemprov DKI Tangkap 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu Seberat 6,89 Ton, Ini Rinciannya!

Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengklaim bahwa pihaknya melakukan penanganan banjir tak lebih dari 1 hari, bahkan hanya sekitar 6 jam.

"Mudah-mudahan kalau toh terjadi, misalnya bersamaan antara banjir kiriman, banjir lokal, dan juga air robnya naik, pasti penanganannya mudah-mudahan enggak lebih dari 1 hari. Dan yang terakhir kemarin pengalaman kami, penanganannya sekitar 6 jam," ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (4/11/2025).

Ia menuturkan, sampai saat ini, banjir di Jakarta ini masih disebabkan tiga faktor, yaitu hujan lokal, banjir kiriman, dan air rob. Jika ketiganya terjadi berbarengan, maka banjir akan makin parah.

Baca Juga: Mobil Murah Rasa Premium! BYD Atto 2 Tawarkan Wireless Charging 50 Watt dan Kamera 360 Tanpa Bikin Kantong Jebol

"Kalau itu tiga-tiganya terjadi, pasti permukaan air akan sempat seperti pada waktu awal-awal pemerintahan saya," tukasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.