Buka Musrenbang 2027, Gubernur Pramono Ingatkan Dampak Konflik Timur Tengah dan Fenomena El Nino Bagi Pembangunan Jakarta

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyoroti dinamika global dan ancaman perubahan iklim sebagai faktor yang berpotensi memengaruhi perencanaan pembangunan Jakarta pada 2027.
Hal itu disampaikannya usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk rencana kerja tahun 2027 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Pramono mengatakan, situasi geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, dapat berdampak pada stabilitas ekonomi, termasuk di Jakarta.
Baca Juga: Pemprov DKI Bakal Gelar Aksi Serentak Basmi Ikan Sapu-Sapu pada Jumat Besok, Ini Alasannya
"Secara geopolitik, seperti kita ketahui bersama ada perang di Middle East, melibatkan Amerika, Israel, dan dengan Iran. Tentunya ini akan mempengaruhi konfigurasi atau perencanaan untuk apa yang akan kita kerjakan di tahun 2027," ujar Pramono.
Ia menjelaskan, dampak konflik tersebut berpotensi merambat pada sektor energi dan rantai pasok global.
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gangguan distribusi barang dinilai bisa berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi di ibu kota.
"Karena bagaimanapun hal yang berkaitan dengan BBM dan supply chain pasti cepat atau lambat akan mempunyai dampak kepada Jakarta," katanya.
Selain faktor geopolitik, politikus PDIP itu juga menyoroti ancaman El Nino yang diperkirakan terjadi mulai pertengahan April hingga September.
Fenomena ini diprediksi memicu musim kemarau panjang yang dapat berdampak pada ketersediaan pangan dan energi.
"Yang kedua adalah El Nino. Yang mulai pertengahan April ini sampai dengan September diperkirakan kita akan segera memasuki musim kemarau yang panjang. Dan itu tentunya juga akan mempengaruhi ketersediaan pangan, energi bagi Jakarta," ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mulai menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi kedua tantangan tersebut, terutama melalui perencanaan pembangunan yang adaptif dan berbasis risiko.
Sebagai informasi, kegiatan Musrenbang ini mengusung tema "Transformasi Jakarta Kota Global: Penguatan Modal Manusia yang Produktif, Peningkatan Kualitas Infrastruktur, serta Eksplorasi Potensi Ekonomi yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan".
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.
Sebanyak 61.174 usulan aspirasi masyarakat telah dihimpun melalui Musrenbang, usulan langsung, serta hasil reses DPRD. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






