Politikus Golkar Sebut Ketergantungan Jakarta pada TPST Bantargebang Harus Segera Diakhiri

AKURAT JAKARTA — Politikus Partai Golkar, Judistira Hermawan, menegaskan ketergantungan Jakarta pada TPST Bantargebang sebagai satu-satunya lokasi pembuangan akhir harus segera diakhiri.
Langkah ini dinilai mendesak menyusul volume sampah ibu kota yang kini menembus lebih dari 7.000 ton per hari, sementara kondisi Bantargebang sendiri sudah melampaui kapasitas (overload).
Pernyataan ini disampaikan Judistira tak lama setelah dirinya resmi ditetapkan sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, didampingi oleh Husen sebagai Wakil Ketua.
Pansus ini bertugas menyusun rekomendasi konkret bagi Gubernur DKI Jakarta guna membenahi sistem tata kelola sampah secara menyeluruh demi keberlanjutan kota yang lebih hijau.
Judistira berpandangan bahwa Jakarta membutuhkan inovasi pengolahan sampah di dalam kota agar beban TPST Bantargebang dapat berkurang secara signifikan.
"Tekanan terhadap Bantargebang semakin besar dan perlu langkah serius, mulai dari pengurangan di sumber, peningkatan daur ulang, hingga pembangunan fasilitas pengolahan modern," ujar Judistira, Jumat (10/4/2026).
Pansus Pengelolaan Sampah akan fokus pada dua aspek utama: solusi jangka pendek untuk menangani penumpukan harian dan strategi jangka panjang menuju visi Jakarta Bersih dari Sampah pada tahun 2030.
Judistira berharap Pansus ini dapat melahirkan sistem yang kuat dan terintegrasi, bukan sekadar kebijakan sementara.
Selain fokus pada teknologi pengolahan, Judistira menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menyelesaikan krisis sampah ini.
Melalui kerja sama yang solid dan pelibatan berbagai pihak terkait, DPRD DKI optimistis Jakarta dapat membangun sistem tata kelola sampah yang mandiri dan berkelanjutan.
"Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi soal keberlanjutan kota. Ke depan harus ada perubahan sistem yang mendasar agar Jakarta tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pembuangan akhir di daerah lain," pungkasnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







