Legislator Golkar Dadiyono Ingatkan Ancaman Gempa Megathrust, Minta Mitigasi Bencana Jakarta Diperkuat

AKURAT JAKARTA – Bendahara Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dadiyono, mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menghadapi potensi bencana besar, termasuk ancaman gempa megathrust.
Ia menilai, langkah mitigasi perlu diperkuat, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Tangerang Lepas Peserta Magang dan Pelatihan Kerja ke Jepang
Menurut Dadiyono, selain banjir yang menjadi bencana rutin di Jakarta, potensi gempa besar juga harus mulai diantisipasi sejak dini.
"Terutama ini kita menghadapi pertama, yang rutin terjadi bencana banjir. Yang kedua yang senantiasa mengintai mungkin semua tahu Megathrust. Ini juga perlu diantisipasi karena kita tidak bisa mengesampingkan hal itu," ujar Dadiyono.
Ia mengatakan, berbagai penelitian telah mengingatkan adanya potensi gempa megathrust yang suatu saat dapat terjadi.
Meski waktunya tidak dapat diprediksi, menurutnya kesiapan mitigasi tetap harus menjadi prioritas.
"Memang itu sudah ada kajian, ada penelitian bahwa Megathrust pasti akan datang. Tapi waktunya kita yang tidak bisa prediksi kapan tepat waktunya," katanya.
Karena itu, Anggota Komisi A itu meminta agar jalur evakuasi bencana segera disiapkan di kawasan dengan tingkat kerawanan tinggi serta jumlah penduduk yang padat.
Keberadaan jalur evakuasi dinilai penting untuk memastikan proses penyelamatan warga dapat berjalan lebih tertata saat bencana terjadi.
"Nah di sini saya minta untuk wilayah-wilayah dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi dan juga potensi bencananya tinggi, tolong segera dibikin jalur-jalur roadmap untuk evakuasi," ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sosialisasi jalur evakuasi kepada masyarakat agar warga memahami langkah yang harus dilakukan saat situasi darurat.
"Setelah dibikin, tolong disosialisasikan ke masyarakat di lingkungan tersebut. Jadi saat ada kebencanaan, masyarakat tidak terjadi kepanikan. Mereka sudah mengetahui nanti titik kumpul evakuasi," kata Dadiyono.
Baca Juga: Kecelakaan Maut, Anggota Satpol PP Bogor Tewas Tabrak Truk Parkir di Dramaga
Dadiyono berharap upaya mitigasi bencana dapat dilakukan secara lebih sistematis dan menyeluruh agar masyarakat Jakarta memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai potensi bencana. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






