Jakarta

Kebijakan Tarif Rp1 Berhasil Dorong Masyarakat Naik Transjakarta, Dua Hari Edisi Lebaran Capai 1,1 Juta Pelanggan

Laode Akbar | 26 Maret 2026, 15:55 WIB
Kebijakan Tarif Rp1 Berhasil Dorong Masyarakat Naik Transjakarta, Dua Hari Edisi Lebaran Capai 1,1 Juta Pelanggan
Transjakarta alami lonjakan penumpang saat libur lebaran

AKURAT JAKARTA – Kebijakan tarif khusus Rp1 yang diberlakukan selama libur Lebaran 2026 terbukti mampu mendorong lonjakan penggunaan transportasi publik.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat lebih dari 1,1 juta pelanggan menggunakan layanannya hanya dalam dua hari, yakni pada 21–22 Maret 2026.

Puncak lonjakan terjadi pada 22 Maret 2026 dengan total 697.519 pelanggan dalam satu hari.

Baca Juga: Waspada Banjir! BPBD DKI Prediksi Hujan Lebat Landa Jakarta hingga 29 Maret 2026

Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan 21 Maret 2026 yang mencatat 438.028 pelanggan. Secara kumulatif, jumlah pelanggan selama dua hari mencapai 1.135.547 orang.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik, terutama pada momen Lebaran ketika mobilitas warga tetap tinggi meski banyak yang mudik ke luar kota.

"Lonjakan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan transportasi publik untuk bermobilitas di momen penting, seperti silaturahmi maupun berwisata saat Lebaran," ujar Ayu dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

"Kebijakan tarif Rp1 yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta juga menjadi bentuk apresiasi agar masyarakat yang merayakan Lebaran di Jakarta dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan sangat terjangkau," sambungnya.

Ia menjelaskan, kepadatan pelanggan terutama terjadi di sejumlah halte strategis yang menjadi akses menuju kawasan wisata serta titik penghubung antar wilayah.

Baca Juga: Tak Perlu Diet Ketat, Simak 4 Cara Sederhana Hilangkan Lemak Perut Berikut Ini

Untuk kategori halte Bus Rapid Transit (BRT), Halte Bundaran HI Astra menjadi yang terpadat dengan 8.910 pelanggan, disusul Halte Ragunan dengan 8.075 pelanggan, Halte Juanda sebanyak 6.842 pelanggan, Halte Blok M dengan 6.537 pelanggan, serta Halte Kalideres yang mencatat 5.590 pelanggan.

Sementara itu, pada rute non-BRT atau bus dalam kota, rute Bogor–Blok M menjadi yang paling diminati dengan 7.047 pelanggan.

Berikutnya rute Pantai Maju–Balai Kota dengan 6.046 pelanggan, Poris Plawad–Petamburan sebanyak 5.798 pelanggan, PIK 2–Blok M dengan 4.917 pelanggan, serta Ciputat–CSW yang melayani 4.595 pelanggan.

Menurut Ayu, Transjakarta tidak hanya berfokus pada penambahan kapasitas armada, tetapi juga memastikan kualitas layanan tetap terjaga di tengah tingginya jumlah pelanggan.

Baca Juga: Viral! Truk Dinas Lingkungan Hidup DKI Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan Dekat TPU Tanah Kusir, Ini Faktanya

"Fokus kami bukan hanya menambah kapasitas, melainkan memastikan pengalaman pelanggan tetap aman dan nyaman di tengah antusiasme yang luar biasa ini," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.