Penumpang Transjakarta Naik 11 Persen, Legislator Golkar Andri Santosa Soroti Kenaikan Kilometer Layanan yang Minim

AKURAT JAKARTA - Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, menyoroti peningkatan jumlah pelanggan Transjakarta yang tidak diimbangi dengan kenaikan signifikan pada jarak layanan operasional.
Hal tersebut disampaikannya dalam rapat evaluasi BUMD bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta pada awal tahun 2026, beberapa waktu lalu.
Andri memaparkan bahwa berdasarkan laporan tersebut, jumlah pelanggan Transjakarta tercatat meningkat 11,21 persen menjadi 413,3 juta pelanggan.
Baca Juga: Legislator Golkar Basri Baco: Siswa Tak Boleh Dihukum karena Tunggakan Biaya Sekolah Swasta
Selain itu, jumlah armada dan rute juga bertambah seiring kebijakan perluasan layanan transportasi publik yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Namun demikian, ia mempertanyakan kenaikan kilometer layanan yang dinilai tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah pelanggan.
"Kalau secara laporan pelanggan naik 11,21 persen menjadi 413,3 juta pelanggan. Armada dan rute juga bertambah. Namun kenapa kenaikan kilometer tempuhnya hanya 3,61 persen? Ini karena faktor apa?" ujar Andri.
Baca Juga: Pemprov DKI Perbarui Data Penerima Bansos, Ketua DPD Golkar Ahmed Zaki Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Ia meminta manajemen Transjakarta memberikan penjelasan terkait faktor yang menyebabkan selisih pertumbuhan tersebut, termasuk kemungkinan adanya optimalisasi rute atau efisiensi operasional yang memengaruhi total jarak tempuh armada.
Selain itu, Anggota Komisi B itu juga menyinggung pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap kapasitas layanan agar peningkatan jumlah pelanggan tetap diimbangi dengan kualitas pelayanan yang memadai.
Menurutnya, peningkatan pengguna transportasi publik merupakan indikator positif keberhasilan kebijakan transportasi di Jakarta.
Namun, hal tersebut harus diikuti dengan peningkatan layanan agar kenyamanan dan keselamatan penumpang tetap terjaga.
"Ini juga perlu dijelaskan supaya kita bisa memastikan peningkatan pelanggan ini tetap diiringi dengan kualitas layanan yang baik," katanya.
Untuk itu, ia pun mendorong Transjakarta untuk terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas operasional, termasuk keseimbangan antara jumlah armada, rute, serta kebutuhan layanan masyarakat yang terus meningkat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





