Ingat! Hari Ini dan Besok Naik MRT, LRT, dan Transjakarta Tarifnya Cuma Rp1, Edisi Khusus Lebaran 2026

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus Rp1 untuk layanan transportasi umum massal seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta selama dua hari pada periode Lebaran Idulfitri 2026, yakni 21-22 Maret 2026.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ujang Harmawan, menjelaskan kebijakan ini berlaku pada hari H Idulfitri dan satu hari setelahnya, sesuai dengan penetapan 1 Syawal 1447 H melalui sidang isbat Kementerian Agama.
"Keputusan ini untuk mengakomodir layanan tarif khusus yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Hari Raya Idulfitri 1447 H Tahun 2026 serta satu hari setelah Hari Raya Idulfitri," ujar Ujang dalam keterangannya dikutip, Sabtu (21/3/2026).
Baca Juga: Prediksi Skor AC Milan vs Torino di Serie A, 22 Maret 2026: Misi Bangkit Rossoneri di San Siro
Ia menyebutkan, kebijakan ini menugaskan PT MRT Jakarta (Perseroda), PT Jakarta Propertindo (Perseroda), PT LRT Jakarta, dan PT Transportasi Jakarta untuk tetap mengoperasikan layanan transportasi publik dengan tarif simbolis Rp1.
Tarif tersebut berlaku untuk layanan Transjakarta (BRT, layanan integrasi, Transjabodetabek, dan rusun), MRT Jakarta, serta LRT Jakarta, dengan syarat pengguna memiliki saldo minimum Rp1 pada kartu pembayaran elektronik.
Sementara itu, layanan yang sebelumnya sudah gratis seperti Mikrotrans, bus wisata Transjakarta, serta layanan Transjakarta Cares tetap diberlakukan tanpa tarif.
Selain pengoperasian layanan, Ujang juga menegaskan seluruh operator transportasi wajib melakukan pendataan jumlah penumpang yang menggunakan layanan selama masa penugasan tersebut.
"Operator wajib mendata dan menghitung jumlah penumpang yang menggunakan layanan sesuai penugasan ini," kata Ujang.
Terkait pembiayaan, ia memastikan pelaksanaan tarif khusus ini tetap menggunakan skema subsidi transportasi yang sudah berjalan dan tidak menambah plafon subsidi dari APBD DKI Jakarta.
Melalui kebijakan ini, Pemprov DKI Jakarta berharap masyarakat tetap dapat menikmati layanan transportasi umum yang terjangkau, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga selama momentum Lebaran.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa seluruh transportasi publik di Jakarta akan digratiskan saat hari Lebaran Idulfitri 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari rangkaian Jakarta Ramadan Festival 2026.
Pramono menyebut kebijakan ini bukan hanya bentuk pelayanan publik, tetapi juga strategi agar warga tetap memilih merayakan Lebaran di Jakarta dan menikmati berbagai program yang telah disiapkan Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: Kamu Tidak Mudik? 9 Destinasi Wisata di Jakarta Ini Tetap Buka saat Libur Lebaran 2026
"Pada saat Idulfitri kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta. Kenapa kami lakukan? Untuk menarik bahwa daripada macet-macet atau belanja ke luar negeri dan sebagainya, lebih baik tetap tinggal di Jakarta," ujar Pramono di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









