Meski Permintaan Naik, Gubernur Pramono Pastikan Program MBG Tak Ganggu Stok Pangan Ramadan 2026

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung memastikan kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan mengganggu stabilitas pasokan pangan di ibu kota, termasuk menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Hal itu disampaikan Pramono usai menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemprov DKI dan BGN di Balairung, Balai Kota Jakarta, Senin (9/2/2026).
Pramono menegaskan bahwa pengalaman panjang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan membuat Jakarta berada dalam posisi aman dalam menghadapi potensi lonjakan kebutuhan.
Baca Juga: Perkuat Sinergi dengan BGN, Gubernur Pramono: Program MBG Investasi Masa Depan Jakarta
Ia memastikan tidak ada risiko kelangkaan maupun gejolak harga akibat peningkatan permintaan dari ratusan Sentra Penyediaan Pangan dan Gizi (SPPG).
"Kami meyakini tidak akan membuat kelangkaan di lapangan. BUMD di Jakarta sudah mempunyai pengalaman yang panjang dan luar biasa," kata Pramono.
"Jumlah konsumsinya juga relatif tidak mengalami kenaikan yang banyak, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran mengenai kelangkaan, harga naik, atau inflasi yang tidak terkontrol," imbuhnya.
Menurutnya, justru kerja sama tersebut akan membawa keuntungan bagi BUMD karena ada kepastian pembelian bahan pangan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan program MBG.
"Kami sudah hitung, kami jamin bahwa kerja sama ini sangat menguntungkan BUMD. Karena ada kepastian pembelian," kata Pramono.
Terkait mekanisme teknis distribusi bahan pangan untuk SPPG, Pramono menyerahkan penjelasan lebih rinci kepada masing-masing BUMD yang terlibat.
"Nanti mekanismenya detailnya biar disampaikan oleh BUMD yang ada," ujar mantan Sekretaris Kabinet RI itu.
Penandatanganan kesepakatan antara BGN dan Pemprov DKI ini menjadi langkah lanjutan setelah program MBG di Jakarta menunjukkan percepatan signifikan dalam dua bulan terakhir.
Dengan semakin banyaknya SPPG yang beroperasi, pasokan yang stabil menjadi perhatian utama.
Namun Pramono menegaskan, kesiapan infrastruktur dan pengalaman manajerial Jakarta akan memastikan seluruh kebutuhan berjalan tanpa kendala.
"Ini semua sudah kami hitung dan kami yakini tidak akan ada persoalan di lapangan," tuturnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






