Sempat Melonjak Jelang Ramadhan, Gubernur Pramono Pastikan Harga Cabai Turun Tanpa Intervensi Pemprov

AKURAT JAKARTA - Harga cabai yang sempat melonjak jelang Ramadan 2026 justru menunjukkan tren penurunan tanpa intervensi khusus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan kondisi harga pangan strategis di Ibu Kota tetap stabil pada hari kelima bulan puasa.
"Cabai belum diintervensi saja harganya sudah turun," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (23/2/2026).
Pemprov DKI sebelumnya meminta Pasar Jaya untuk terus memonitor tiga komoditas utama yang paling memengaruhi inflasi, yakni beras, cabai, dan daging.
Ketiga sektor ini menjadi perhatian utama menjelang Ramadan, periode yang secara historis kerap memicu kenaikan harga.
Menurut Pramono, pemantauan yang ketat diperlukan agar pemerintah bisa memastikan suplai terjaga dan distribusi berjalan lancar.
Ia juga menyebut akan mengecek langsung pengiriman sapi dari luar daerah untuk memastikan ketersediaan stok daging tetap aman.
"Saya ingin tahu stoknya langsung, karena untuk mengontrol itu memang harus dilihat secara keseluruhan," kata politikus PDIP itu.
Baca Juga: Gubernur Pramono Targetkan Percepatan Transformasi 153 Pasar Jakarta Jadi Motor Kota Global
Dikutip dari situs resmi pangan.jakarta.co.id, harga komoditas cabe merah keriting turun Rp 1.667 menjadi Rp 57.333 per kilogram, cabe merah besar turun di Rp 4.200 menjadi Rp 56.333 per kilogram.
Sebelumnya, Pramono sempat memastikan akan melakukan intervensi harga guna menekan lonjakan harga cabai keriting yang terjadi saat Ramadan dan Idulfitri 2026 M/1447 H.
Ia menyebut kenaikan harga dipicu turunnya pasokan dari beberapa daerah sentra produksi akibat tingginya curah hujan.
"Sekarang ini memang terjadi kenaikan cabai keriting. Suplai yang dari Jawa maupun dari Sulawesi Selatan mengalami penurunan karena hujan," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






