Jakarta

Gubernur Pramono Pastikan Intervensi Lonjakan Harga Cabai Keriting Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

Laode Akbar | 19 Februari 2026, 20:50 WIB
Gubernur Pramono Pastikan Intervensi Lonjakan Harga Cabai Keriting Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan akan melakukan intervensi harga guna menekan lonjakan harga cabai keriting yang terjadi saat Ramadan dan Idulfitri 2026 M/1447 H.

Ia menyebut kenaikan harga dipicu turunnya pasokan dari beberapa daerah sentra produksi akibat tingginya curah hujan.

"Sekarang ini memang terjadi kenaikan cabai keriting. Suplai yang dari Jawa maupun dari Sulawesi Selatan mengalami penurunan karena hujan," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga: Fraksi Golkar Dorong Pemprov Beri Perhatian Khusus Terhadap Kebutuhan Pangan di Wilayah Kepulauan Seribu

Menurutnya, cuaca ekstrem di daerah pemasok membuat produksi tidak optimal sehingga suplai ke Jakarta ikut terganggu.

Namun, ia memastikan harga akan kembali stabil dalam satu hingga dua minggu ke depan seiring meredanya hujan serta intervensi pemerintah daerah.

Pemprov DKI akan melakukan langkah stabilisasi dengan cara membeli cabai langsung dari sentra produksi, kemudian mendistribusikannya kepada pedagang di pasar dengan pemberian margin yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Tingkatkan Performa, Pelatih John Herdman Terlibat Langsung dalam Desain Jersey Timnas

"Kami akan membeli cabai, kemudian menjual kepada pengecer atau pedagang dengan memberikan keuntungan Rp5.000 supaya harganya terkontrol," jelasnya.

Pramono menjelaskan, kebijakan ini dilakukan agar pedagang tetap mendapatkan margin yang wajar, sementara harga di tingkat konsumen tidak melonjak drastis.

Pemprov meyakini mekanisme tersebut dapat meredam inflasi bahan pangan, terutama menjelang periode puncak konsumsi selama Ramadan dan Lebaran.

Politikus PDIP itu menegaskan bahwa pengendalian harga pangan menjadi fokus utama pemerintah daerah menjelang hari besar keagamaan.

Ia optimistis intervensi terukur tersebut mampu menjaga inflasi di wilayah ibu kota tetap terkendali.

"Saya yakin dengan cara seperti ini inflasi di Jakarta bisa kita kontrol, dan ini sudah kita lakukan," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
L