Pansus Optimalkan Aturan KTR, Politisi Golkar Farah Savira Usul Beri Insentif Bagi Lembaga yang Taat

AKURAT JAKARTA - Ketua Panita Khusus (Pansus) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, mengusulkan adanya pemberian insentif bagi lembaga yang taat menjalankan aturan Peraturan Daerah (Perda) KTR.
Hal tersebut menjadi usulan pimpinan dan anggota Pansus Ranperda tentang KTR DPRD DKI Jakarta dalam rapat bersama eksekutif dalam rangka membahas pasal per pasal Ranperda tentang KTR di Gedung DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
Politikus Golkar itu menilai, usulan itu dinilai penting untuk mendorong partisipasi aktif lembaga maupun institusi dalam menjaga lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok.
Baca Juga: Legislator Golkar Desak PAM Jaya Priotaskan Penyaluran Air Bersih ke Wilayah Kumuh
Dengan adanya insentif, diharapkan penerapan KTR dapat berjalan lebih efektif serta memberi dampak positif bagi kesehatan masyarakat.
"Harapannya dengan ada insentif ini, penegakan hukumnya juga jadi lebih optimal," ujar Farah usai memimpin rapat.
Selain sanksi bagi pihak yang melanggar, lanjut Farah, insentif bagi lembaga yang patuh juga diperlukan agar penerapan KTR lebih efektif.
Baca Juga: Golkar Harap Lembaga Adat Betawi Bawa Jakarta Aktif di Forum Internasional UNESCO
Menurutnya, bentuk insentif tersebut bisa beragam, mulai dari penghargaan secara simbolis hingga dukungan dalam bentuk fasilitas tertentu.
Hal itu diharapkan mampu mendorong kesadaran kolektif dan menciptakan budaya taat aturan di lingkungan publik.
"Yang sebenarnya sangat perlu karena kalau kita lihat penghargaan saja tidak cukup dan tidak memberikan dampak yang lebih konkret lagi terhadap pihak-pihak yang masuk KTR baik pengelola maupun owner," tukasnya.
Selain itu, ia juga meminta agar pemberian insentif ini dilakukan dengan mempertimbangkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) agar tidak membebani keuangan daerah.
"Mereka tahu bahwa dengan penegakan hukum juga ada reward sistem yang kita berikan, tapi juga yang realistis dan tidak membebani APBD kita," harapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







