Marak Parkir Liar di Jakarta, Pansus Ungkap Kerugian Capai Rp700 Miliar per Tahun

AKURAT JAKARTA - Ketua Panita Khusus (Pansus) Perparkiran, Jupiter, mengatakan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) berpotensi alami kerugian sekitar Rp 700 miliar akibat maraknya parkir liar atau tak berizin.
"Tentunya juga merugikan pendapatan asli daerah yang selama ini dianggap lebih dari 70 persen pendapatan dianggap bocor dan potensi kerugian pendapatan asli daerah sekitar Rp 700 miliar pertahun dari sisi pendapatan sektor perparkiran," ujar Jupiter kepada wartawan, dikutip Kamis (18/9/2025).
Ia menjelaskan, pihaknya pun juga turut hadir ke lapangan untuk menindaktegas lokasi parkir yang tak memiliki izin.
"Kemudian kehadiran kami di lapangan juga untuk dalam bentuk keseriusan DPRD Pansus Perparkiran dalam mengawasi praktik parkir ilegal yang sangat meresahkan dan juga merugikan masyarakat," katanya.
Lebih lanjut, Jupiter mengapresiasi kepada Dinas Perhubungan khususnya Unit Pengelola (UP) Perparkiran bersama TNI-Polri untuk bersama-sama menindaktegas lokasi parkir ilegal tersebut.
"Kolaborasi ini diharapkan bukan hanya tugas Dinas Perhubungan tapi perlu dukungan dari DPRD, TNI dan Polri dan agar langkah ke depan secara tegas kami melakukan secara transparan dan terukur dan tidak tebang pilih," tukasnya.
Politikus NasDem itu menegaskan bahwa sinergi antarinstasi tersebut dilakukan demi menciptakan ketertiban dan keadilan.
Sebab, dengan adanya parkir ilegal tersebut menimbulkan berbagai macam kerugian selain mengurangi PAD.
"Tentunya dampak parkir ilegal ini juga sangat menimbulkan kerugian pendapatan asli daerah (PAD), kemudian juga menambah kemacetan dan seringkali merugikan masyarakat karena tarif tidak sesuai dengan aturan," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






