Jakarta

Politikus Muda Golkar: KTR Harus Tegas, tapi Jangan Mematikan UMKM

Ainun Kusumaningrum | 5 Juli 2025, 17:31 WIB
Politikus Muda Golkar: KTR Harus Tegas, tapi Jangan Mematikan UMKM

AKURAT JAKARTA - Ketua Panitia Khusus Kawasan Tanpa Rokok (Pansus KTR) DPRD DKI Jakarta Farah Savira menyampaikan dua pesan utama yang menjadi sorotan dalam pembahasan Ranperda.

Hal itu usai pertemuan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dengan Gubernur Pramono Anung di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (3/7).

Salah satu pesan yang disampaikan Pansus KTR yakni pengaturan dari berbagai aspek. “Termasuk soal jual-beli dan sponsorship dari industri rokok,” terang politikus muda Golkar Farah Savira.

Baca Juga: Politikus Golkar Dimaz Raditya Dorong Budaya Hemat Air di Event Jakarta Water Hero 2025

Ia mengungkapkan, gubernur memberi arahan agar pengaturan terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tidak terlalu ketat.

“Pesan dari pak gubernur yang pertama, jika memungkinkan jual-beli produk rokok oleh pelaku UMKM, jangan mematikan UMKM di Jakarta,” ungkap Farah.

Namun pada saat yang sama, pengawasan terhadap kawasan larangan merokok tetap harus diperketat.

Baca Juga: Turunkan Angka Pengangguran di Jakarta, Fraksi Golkar Basri Baco Dorong Kerja Sama Antarkota Lewat Sister City

Terutama untuk ruang-ruang tertutup atau indoor.

“Kawasan tanpa rokok harus ditegakkan secara tegas. Termasuk pengaturan kawasan dan ruang-ruang indoor yang memang dilarang keras untuk aktivitas merokok,” tukas Farah. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.