Sayembara Israel! Kasih Info 8 Pentolan Brigade Al-Qassam Hamas Ini Dapat Hadiah Miliaran Rupiah, Siapa Saja?

AKURAT JAKARTA - Pemerintahan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, memerintahkan pasukannya untuk menangkap hidup atau mati delapan pentolan Brigade Al-Qassam Hamas.
Ini merupakan buntut sikap Netanyahu yang menolak genjatan senjata di jalur Gaza, yang merupakan hasil pemungutan suara di Majelis Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Alih-alih mematuhi keputusan PBB tersebut, Netanyahu malah menyerukan pasukan Israel agar lebih gencar menyerang tempat persembunyian Hamas.
Pasukan Israel pun kian membabi buta. Bahkan, dua rumah sakit di Gaza yaitu RS Asyifa dan RS Alquds tak lupur dari sasaran pasukan Israel.
Zionis Israel mencurigai dua rumah sakit tersebut menjadi 'pelindung' para pejuang Palestina. Sedikitnya delapan tokoh pejuang Hamas yang kini sedangh diburu tentara Israel.
Baca Juga: Kendala Panggung, Konser Band BMTH Hari Kedua Resmi Dibatalkan, Promotor Minta Maaf
Awal pekan kemarin, tentara Israel menyebar pamflet di Kota Gaza melalui udara. Mereka meminta warga Palestina dapat memberitahu keberadaan delapan pentolan Brigade Al-Qassam ini.
Mereka pun menjanjikan hadiah uang miliaran rupiah, kepada siapa saja yang dapat menunjukkan tempat persembunyian pejuang Paletina tersebut.
Berikut delapan pentolan Brigade Al-Qassam Hamas yang sedang diburu Israel.
1. Marwan Isa alias Abu Bara, dijanjikan hadiah 850 ribu US Dolar
2. Muhammad Sinwar alias Abu Ibrahim, dijanjikan hadiah 800 ribu US Dolar
3. Raad Saad alias Abu Muhammad, dijanjikan hadiah 800 ribu US dolar
4. Izzudin Haddad alias Abu Suhaib, dijanjikan hadiah 750 ribu US dolar
5. Ahmad Gandawar alias Abu Anis, dijanjikan hadiah 700 ribu US Dolar
6. Rafi' Salamah alias Abu Sholah, dijanjikan hadiah 700 ribu US Dolar
7. Muhammad Syabanah alias Abu Anis, dijanjikan hadiah 500 ribu US dolar
8. Ghazi Abu Thomaah alias Abu Muhammad, dijanjikan hadiah 350 ribu US dolar
Di daftar buruan Israel nomor satu ada Marwan Issa alias Abu Bara. Dia dikenal dengan julukan "manusia bayangan.
Dia adalah tangan kanan Mohammed Deif, wakil panglima Brigade al-Qassam, sekaligus anggota biro politik dan militer Hamas.
Pasukan Israel menahannya selama lima tahun sejak peristiwa dikenal sebagai periode Intifada Pertama. Israel menuduhnya menjadi bagian Hamas sejak usia dini.
Israel membuat klaim, selama Issa masih hidup, yang mereka sebut sebagai "perang otak dengan Hamas" akan terus berlangsung.
Israel menuduh Issa sebagai orang yang "berbuat dengan perbuatan, bukan perkataan".
Israel juga menyebut Marwan Issa sebagai sosok yang sangat pintar sehingga "bisa mengubah plastik menjadi logam".
Baca Juga: Keturunan HOS Tjokroaminoto Dukung Ganjar-Mahfud: Pasangan yang Paham Sejarah
Issa awalnya dikenal publik sebagai pemain bola basket terkemuka, tapi dia tidak memiliki karier olahraga karena Israel menangkapnya pada tahun 1987 atas tuduhan bergabung dengan gerakan Hamas.
Karena perannya yang menonjol dalam gerakan tersebut, Issa masuk dalam daftar paling dicari Israel.
Israel berusaha membunuhnya dalam pertemuan staf umum pada tahun 2006 dengan Deif dan para pemimpin utama Brigade Al-Qassam. Issa terluka, tapi tujuan Israel untuk membunuhnya tidak tercapai.
Pesawat tempur Israel juga menghancurkan rumahnya saat invasi Gaza pada tahun 2014 dan 2021. Saudara laki-lakinya tewas dalam serangan tersebut.
Wajah Issa tidak diketahui publik sampai tahun 2011. Wajahnya baru muncul ke media massa ketika dia muncul dalam foto grup yang diambil saat resepsi proses pertukaran tahanan Palestina dan tentara Israel, Gilad Shalit.
Laki-laki yang juga dikenal dengan nama samaran Abu Al-Baraa ini berperan dalam merencanakan serangan dalam berbagai pertempuran, dari operasi "Batu Serpih pada tahun 2012 hingga "Banjir Al-Aqsa" pada tahun 2023.
Baca Juga: Jelang Pemilu, Kapolda Metro Jaya Dorong Satkamling Jaga Proses Demokrasi
Memiliki jaringan di akar rumput, menguasai intelijen dan teknis, tingkat perencanaan yang terorganisir dan tepat, serta fokus pada penyerbuan pemukiman dan markas keamanan adalah berbagai hal yang melekat pada sosoknya.
Karena itu, kepala Marwan Issa dihargai oleh Israel dengan nilai paling besar, yaitu 850 ribu US dolar. Jika dirupiahkan dengn kurs Rp 15.600 per dolar, maka hadiah yang ditawarkan Israel itu sebesar Rp 13.260.000.000 atau 13 miliar 260 juta.
Tokoh kedua yang dihargai Israel paling mahal adalah Muhammad Sinwar alias Abu Ibrahim. Ia dihargai 800 ribu dolar atau sekitar Rp 12.480.000.000.
Muhammad sinwar diyakini sebagai otak, meski bukang dalang utama, dalam perencanaan invasi Hamas ke wilayah selatan Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.
Ia juga dituding sebagai dalang penculikan 249 orang Israel. Keahliannya adalah infiltrasi ke perbatasan musuh dan penculikan untuk pertukaran tawanan.
Dia adalah peneliti sekaligus penilai situasi. Pangkatnya dalam Brigade Al-Qassam adalah brigadir jenderal. Potretnya selama ini misterius, sama seperti panglima Brigade Al-Qassam Muhammad Dhaif.
Baca Juga: Tegas! MUI Keluarkan Fatwa Hukum, Mendukung dan Membeli Produk Pro Israel Haram!
Muhammad Sinwar diperkirakan menjadi orang kepercayaan untuk memastikan jalur aman bagi kakak kandungnya, Yahya Sinwar, untuk kabur dari Gaza melalui Rafah.
Yahya Sinwar adalah salah satu komandan milisi Hamas. Ia juga masuk dalam daftar tokoh Hamas paling diburu oleh militer Israel.
Sejumlah pejabat senior Israel mengatakan Sinwar adalah target utama puluhan ribu tentara Zionis di Gaza. Militer Israel bahkan menjuluki pemimpin garis keras Hamas itu sebagai "wajah kejahatan". (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






