Hamas Apresiasi Umat Kristen Palestina yang Batasi Perayaan Natal Tahun Ini, di Tengah Agresi Israel yang Tewaskan Puluhan Ribu Orang

AKURAT JAKARTA - Kelompok pejuang Palestina, Hamas, memberikan apresiasi dan pujian kepada umat Kristen Palestina yang menahan diri di tengah perayaan Natal.
Pasalnya, umat Kristen Palestina membatasi perayaan Natal sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina yang menjadi sasaran agresi Israel.
Dalam sebuah pernyataan, Hamas memberikan apresiasi terhadap keputusan umat Kristiani Palestina yang menunjukkan ketangguhan dan kebersamaan dalam melindungi identitas dan kesakralan agama mereka, di tengah konflik yang terus berlanjut.
“Hari raya umat Kristen kami tahun ini berlangsung di tengah agresi fasis yang diluncurkan (pasukan) pendudukan terhadap seluruh komponen rakyat Palestina yang menargetkan semua masjid maupun gereja,” kata Hamas lewat pernyataan., Senin (25/12/2023)
Baca Juga: KAI Semarang Obral Tarif Khusus Tiket Kereta Api, Naik Kelas Eksekutif Bisa Rogoh Kocek Cukup Rp35 Ribu
Umat Kristiani Palestina, sebagai tindakan solidaritas, memutuskan untuk membatasi perayaan Natal, termasuk tidak menyalakan pohon Natal.
Ini merupakan langkah pertama kali dalam sejarah Palestina, sejak Nakba pada 15 Mei tahun 1948.
“Kami mengapresiasi posisi umat Kristiani Palestina yang kami hormati yang membatasi perayaan mereka tahun ini, dan bersama dengan rakyat kami di Jalur Gaza, yang menjadi sasaran agresi brutal Zionis,” tulis pernyataan Hamas.
Sementara itu, serangan terus-menerus Israel terhadap Jalur Gaza sebagai respons atas serangan lintas batas yang dilakukan oleh Hamas pada 7 Oktober, telah menyebabkan dampak kemanusiaan yang serius.
Otoritas kesehatan setempat mencatat lebih dari 20.000 warga Palestina tewas dan lebih dari 54.000 lainnya terluka, terutama perempuan dan anak-anak.
Baca Juga: Merapat! Malam Ini Ada Konser Gratis Olivia Pardede dan DJ Aiiness di Central Park Mall
Keputusan umat Kristiani Palestina untuk membatasi perayaan Natal di tengah konflik memperkuat pesan solidaritas dan ketangguhan bersama dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh rakyat Palestina. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









