UPDATE GAZA! Israel Temukan Terowongan Bawah Tanah Terbesar di Gaza, Hamas: Kalian Sudah Terlambat!

AKURAT JAKARTA - Tentara Israel atau IDF mengaku telah menemukan terowongan bawah tanah terbesar di Gaza, milik pejuang Hamas Palestina.
Untuk meyakinkan dunia, Israel juga mempublikasikan gambar-gambar terowongan tersebut.
Disebutkan bahwa terowongan bawah tanah di Jalur Gaza ini berada di dekat persimpangan Erez, antara wilayah Palestina dan Israel.
Tentara Israel menyebutkan bahwa terowongan bawah tanah milik Hamas itu, memiliki jaringan bercabang-cabang yang lebih luas dan banyak, yang membentang lebih dari empat kilometer.
Menurut Israel, pembangunan terowongan oleh pejuang Hamas ini menelan biaya jutaan dollar Amerika. Tak hanya itu, pembangunannya juga butuh waktu bertahun-tahun.
Hal itu karena terowongan bawah tanah milik Hamas ini dilengkapi dengan rel kereta, listrik, drainase, dan jaringan komunikasi yang cukup canggih.
Israel mengklaim penemuan terowongan ini sebagai prestasi tentara IDF dalam memburu para pejuang Hamas, yang mereka sebut sebagai teroris.
Namun tidak bagi Hamas. Penemuan terowongan oleh tentara Israel itu hal yang biasa-biasa saja. Bahkan, pejabat senior Hamas Osama Hamdan, menyebut Israel telah kalah langkah jauh dibanding pejuang Hamas.
"Penerbitan gambar terowongan panjang... 72 hari setelah dimulainya agresi (Israel), itu sudah terlambat," kata Osama Hamdan, pada konferensi pers di Beirut, Lebanon, dikutip dari kantor berita AFP, Selasa (19/12/2023).
Osama Hamdan menyebut, pejuang Hamas telah menuntaskan misinya dengan sukses, melalui terowongan tersebut. Dalam artian, kebaradaan terowongan yang ditemukan tentara Israel itu saat ini sudah tidak penting.
"Berkat terowongan ini, misi yang ingin kami capai terlaksana dengan sukses," kata Osama Hamdan, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Israel Buldozer dan Kubur Hidup-hidup Pengungsi Palestina
Biadab! Tentara Israel membuldozer dam menghancurkan puluhan tenda pengungsi Palestina yang berada di area Rumah Sakit Kamal Adwan, pada Selasa (12/12/2024).
Akibat tindakan brutal tentara Israel, banyak pengungsi Palestina yang berada di dalam tenda-tenda penampungan sementara tersebut, terkubur hidup-hidup.
Al-Jazeera yang melaporkan langsung dari lokasi, memperlihatkan seorang pria warga Palestina yang sedang mencari putranya di antara reruntuhan bangunan rumah sakit yang dibuldozer tentara Israel.
Pria tersebut mengatakan, “Anak laki-laki saya terkubur di dalam reruntuhan tanah ini dan saya tidak bisa mencapainya.”
Pasukan Israel dituduh sengaja menargetkan warga sipil, dengan dalih bahwa rumah sakit itu telah digunakan sebagai tempat persembunyian Hamas.
Dalih serupa juga disampaikan militer Israel, sebelum mereka menghancurkan rumah sakit Al-syifa. Namun klaim tersebut dicemooh secara luas, karena kurangnya bukti yang mendukung. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









