Jakarta

Wabup Intan Nurul Hikmah Dorong ASN Kabupaten Tangerang Berani Speak Up Cegah Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja

M Rahman Akurat | 5 Mei 2026, 07:17 WIB
Wabup Intan Nurul Hikmah Dorong ASN Kabupaten Tangerang Berani Speak Up Cegah Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja
Peserta seminar “Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual di Lingkungan ASN" yang digelar DP3A Pemkab Tangerang.

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini disampaikan Wabup Intan dalam seminar bertajuk “Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual di Lingkungan ASN” yang digelar di Aula Kantor DP3A, pada Senin (04/05/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026 ini bertujuan untuk membekali para ASN dengan keberanian dan pemahaman mengenai hak-hak mereka di tempat kerja.

Baca Juga: Dukung Dua Proyek PSEL, Legislator Golkar Judistira Harap Residu Sampah Tak Lagi ke TPST Bantargebang

Keamanan Kerja adalah Prasyarat Birokrasi Profesional

Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa isu pelecehan seksual bukan sekadar masalah individu, melainkan persoalan serius yang berkaitan dengan relasi kuasa dan budaya organisasi.

“Lingkungan kerja yang aman adalah prasyarat utama bagi terwujudnya birokrasi yang profesional. Jika rasa aman tidak terpenuhi, bukan hanya individu yang terdampak, tetapi juga kinerja organisasi dan kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menyatakan secara tegas tidak akan menoleransi segala bentuk pelecehan, baik verbal maupun non-verbal, termasuk candaan yang merendahkan.

Baca Juga: Bupati Tangerang Minta Para Kepala Sekolah SD - SMP Baru Dilantik Agar Tingkatkan Kompetensi dan Inovasi

Dorongan untuk Berani Speak Up

Sebagai salah satu pemimpin perempuan di Kabupaten Tangerang, Intan mengajak seluruh ASN, terutama kaum perempuan, untuk berani melaporkan segala bentuk tindakan pelecehan yang mereka alami atau ketahui.

“Jangan takut untuk speak up. Saya pastikan akan berdiri membela korban jika itu benar terjadi,” tegasnya di hadapan para peserta dari berbagai perangkat daerah.

Komitmen Layanan Trauma Healing

Menyadari dampak psikologis jangka panjang dari kekerasan seksual, Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan fasilitas pendukung untuk para korban. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penyediaan layanan trauma healing.

“Pemerintah daerah berkomitmen menangani persoalan kekerasan seksual, salah satunya dengan membangun fasilitas layanan trauma healing bagi para korban,” ungkap Wabup Intan.

Baca Juga: Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Brace Jeremy Doku Selamatkan Man City dari Kekalahan Lawan Everton

Kolaborasi Lintas Sektor

Senada dengan Wabup Intan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menyebutkan bahwa penanganan isu ini memerlukan kolaborasi komprehensif.

“Seminar ini adalah langkah nyata penguatan reformasi birokrasi yang berorientasi pada perlindungan dan kemanusiaan. Kami melibatkan pihak Polresta Tangerang dan Kejaksaan Negeri untuk memberikan wawasan dari perspektif hukum,” kata Asep.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif untuk membangun lingkungan kerja ASN Kabupaten Tangerang yang menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan gender, serta bebas dari segala bentuk kekerasan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.