Gelar Rakor Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkab Tangerang Siapkan Pengamanan, Layanan Kesehatan hingga Stabilitas Harga Pangan

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat memastikan kenyamanan masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 2026.
Pemkab Tangerang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda di Gedung Pendopo Bupati, pada Selasa (10/3/26).
Melalui Rakor ini, Pemkab Tangerang mematangkan strategi pengamanan arus mudik lebaran Idul fitri 2026, yang tinggal beberapa hari lagi.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menghadapi lonjakan mobilitas warga tahun ini.
“Kami memastikan seluruh perangkat daerah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait telah melakukan persiapan matang agar arus mudik dan perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Tangerang berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Maesyal.
Tak hanya soal kemacetan, Bupati Maesyal menjelaskan bahwa berbagai sektor telah menyiapkan langkah antisipasi menyeluruh, meliputi:
Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas: Menjaga titik rawan macet.
Layanan Kesehatan: Kesiapan tenaga medis di jalur mudik.
Stabilitas Harga Pangan: Pemantauan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar wilayah Tangerang.
“Sinergi antarinstansi sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang akan bekerja sama ketat dengan kepolisian dan Satpol PP. Sebanyak 19 pos pengamanan akan disiagakan di berbagai lokasi strategis.
Rincian pos tersebut terdiri dari: 15 Pos Pantau untuk pengawasan arus kendaraan, dan 4 Pos Gabungan untuk pelayanan terpadu bagi pemudik.
“Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat membantu pengawasan dan pengendalian arus kendaraan, sehingga mobilitas masyarakat selama mudik tetap lancar,” tegasnya.
Satpol PP Kabupaten Tangerang juga akan membantu pengamanan mulai 14 hingga 25 Maret 2026, dengan menurunkan ratusan personel di sejumlah titik.
“Sebanyak 277 personel Satpol PP akan disiagakan di 10 pos pengamanan serta 9 titik objek wisata untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama periode libur Lebaran,” ungkap Bupati.
Dari sektor keamanan, jajaran kepolisian juga telah menyiapkan personel untuk mendukung pengamanan selama arus mudik hingga balik lebaran idul fitri 2026.
Polresta Tangerang mengerahkan total 232 personel dengan rata-rata 184 personel bertugas setiap harinya, termasuk pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan saat Lebaran.
“Selain itu, Polres Metro Tangerang Kota juga siap mengamankan Operasi Ketupat Jaya 2026 dengan menyiapkan tujuh pos pengamanan di wilayah hukumnya,” tambahnya.
Baca Juga: Fraksi Golkar DPRD DKI Dukung Ranperda RPPLH, Soroti Sampah, Polusi Udara dan Minimnya RTH Jakarta
Dari sisi pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang akan membuka pos kesehatan mulai 14 Maret 2026.
Terdapat 264 tenaga kesehatan yang disiagakan di berbagai pos pengamanan. Mereka akan berjaga selama 24 jam.
Selain itu, tenaga kesehatan juga disiagakan di lokasi wisata di Kabupaten Tangerang, berjaga hingga pukul 21.00 WIB.
Sementara Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menambahkan bahwa pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran agar tetap stabil dan terjangkau masyarakat.
“Memang ada sedikit kenaikan pada beberapa komoditas, tetapi secara umum masih cukup stabil," tegas Wabup Intan.
Baca Juga: 4 Kondisi yang Membuat Kamu Dianjurkan Melakukan Sujud Sahwi
"Kami terus memantau terutama pada komoditas penting seperti daging dan cabai rawit agar ketersediaan dan harganya tetap terkendali,” ujarnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









