Jakarta

Bupati dan Wabup Tangerang Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal Usai Lebaran, Instruksikan Langkah Antisipasi dan Efisiensi Terkait Konflik Global

M Rahman Akurat | 26 Maret 2026, 08:34 WIB
Bupati dan Wabup Tangerang Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal Usai Lebaran, Instruksikan Langkah Antisipasi dan Efisiensi Terkait Konflik Global
Halal bihalal dan Apel Perdana Pemkab Tangerang usai lebaran 2026

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri, Rabu (25/3/2026).

Dalam momen yang dirangkaikan dengan halal bihalal tersebut, Bupati Maesyal menginstruksikan penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, serta seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Tinjau OPD Pasca Libur Lebaran 2026, Bupati Tangerang Pastikan Pelayanan Adminduk Tetap Optimal

Selain sebagai ajang silaturahmi, apel ini menjadi momentum penguatan kinerja pelayanan publik setelah libur lebaran.

Dalam amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran dan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Ia berharap semangat Idulfitri dapat meningkatkan dedikasi dan integritas pegawai dalam melayani masyarakat.

"Momen Idulfitri ini harus menjadi sarana untuk terus memperkuat kebersamaan dan dedikasi kita sebagai pelayan masyarakat yang bertanggung jawab, ikhlas, dan penuh integritas," ujar Maesyal Rasyid.

Baca Juga: AS Ajukan 15 Poin Gencatan Senjata ke Iran Melalui Pakistan

Respons Konflik Global dengan Efisiensi

Terkait kondisi global, Bupati Maesyal menyoroti tantangan ekonomi dan stabilitas energi yang terdampak konflik dunia akibat perang Iran vs Amerika dan Israel.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa Pemkab Tangerang berkomitmen melakukan langkah antisipasi dan efisiensi sesuai arahan pemerintah pusat.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penerapan kebijakan kerja fleksibel.

Bupati Maesyal meminta Sekda dan BKPSDM untuk segera merumuskan teknis pelaksanaan WFH maupun Work From Anywhere (WFA).

“Sesuai arahan pusat, kita harus melakukan langkah efisiensi. Saya minta Pak Sekda bersama BKPSDM segera merumuskan kebijakan WFH atau WFA minimal 50 persen bagi pegawai yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Jamin Kualitas Pendidikan, Pemerintah Batalkan Rencana Pembelajaran Daring

Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga produktivitas pegawai sekaligus mendukung efisiensi operasional di lingkungan Pemkab Tangerang tanpa mengganggu kualitas pelayanan kepada publik.

Ia menambahkan, untuk perangkat daerah yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti kecamatan, kelurahan, desa, Disdukcapil, Bapenda, dan DPMPTSP, pengaturan kehadiran dapat disesuaikan antara 75 hingga 100 persen.

Sementara perangkat daerah yang memiliki tugas lapangan seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan diminta tetap menjalankan tugas secara penuh 100 persen

Baca Juga: Warga Medan Merapat, Konser Dewa 19 Siap Menggetarkan Lapangan Benteng April Mendatang

Fokus Jalankan Program Kerja Triwulan II

Selain itu, Bupati Maesyal mengingatkan bahwa saat ini Kabupaten Tangerang telah memasuki triwulan II tahun 2026, sehingga seluruh jajaran diminta tetap fokus dalam menjalankan program kerja serta responsif terhadap dinamika global yang berpotensi mempengaruhi kinerja daerah.

Berdasarkan data sementara, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang menunjukkan tren positif, dari sekitar 5 persen pada tahun 2025 menjadi 5,67 persen per Maret 2026.

Berbagai indikator pembangunan lainnya juga mengalami peningkatan, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), rata-rata lama sekolah, serta penurunan angka ratio Gini dari 0,27 menjadi 0,26.

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kinerja seluruh pegawai yang telah berkontribusi terhadap capaian yang telah diraih.

“Terima kasih kepada seluruh pegawai Kabupaten Tangerang atas kerja keras dan dedikasinya. Capaian yang kita raih hari ini merupakan hasil kerja bersama. Kami bangga kepada seluruh jajaran,” ucapnya.

Baca Juga: Politisi Golkar Ingatkan Pemprov DKI, Sembako Murah Bukan untuk Kelompok Tertentu

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya menjaga semangat kerja, meningkatkan efisiensi, serta kesiapan dalam melakukan evaluasi dan penyesuaian program, termasuk kemungkinan refocusing anggaran apabila kondisi global berdampak signifikan terhadap keuangan daerah.

“Kita harus tetap semangat dalam melayani masyarakat, menjaga kinerja, dan bersiap menghadapi berbagai kemungkinan ke depan. Semoga kondisi ekonomi daerah, nasional, dan global tetap stabil, serta konflik yang terjadi dapat segera berakhir,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.