Iran di Atas Angin Buat AS Terjebak Tarik Ulur Diplomasi di Selat Hormuz

AKURAT JAKARTA – Eskalasi konflik Iran yang diserang Amerika di Timur Tengah memasuki babak baru yang krusial.
Teheran kini berada dalam posisi tawar yang kuat setelah mengajukan proposal damai 14 poin yang memaksa Washington berada di persimpangan jalan.
Antara melanjutkan konfrontasi militer yang berisiko atau menerima syarat-syarat diplomasi Iran.
Baca Juga: Iran Buka Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata, Trump Ngaku Tetap Blokade
Proposal yang diajukan melalui mediator Pakistan tersebut mencakup poin-poin strategis, mulai dari penghentian konflik di seluruh front hingga kerangka baru pengelolaan Selat Hormuz.
Iran nampak sangat percaya diri dengan mengklaim bahwa posisi Amerika Serikat (AS) saat ini terjepit dalam operasi militer yang "mustahil dimenangkan."
Di sisi lain, sikap Washington menunjukkan ketidakkonsistenan yang mencolok. Presiden Donald Trump memberikan sinyal yang berubah-ubah; di satu sisi ia menyebut pembicaraan dengan Iran berjalan "sangat positif," namun di sisi lain ia meragukan proposal tersebut melalui unggahan di media sosial.
"Saya tidak dapat membayangkan itu (proposal) bisa diterima karena mereka belum membayar harga yang cukup besar atas tindakan mereka," tulis Trump.
Ketidakterdugaan sikap AS semakin terlihat lewat peluncuran proyek Kebebasan pada Senin (4/5/2026).
Washington mengklaim akan mengawal kapal-kapal komersial keluar dari Selat Hormuz sebagai isyarat kemanusiaan, sebuah langkah yang dinilai para analis sebagai upaya AS untuk tetap menunjukkan taji di lapangan meski proses negosiasi sedang berlangsung.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengklaim bahwa strategi blokade ekonomi dan operasi militer Epic Fury telah melumpuhkan kemampuan finansial Iran.
Namun, Teheran justru menggunakan penutupan Selat Hormuz—jalur bagi seperlima pasokan minyak dunia—sebagai kartu as yang membuat sekutu-sekutu AS, termasuk Jerman, mulai panik.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






