Iran Buka Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata, Trump Ngaku Tetap Blokade

AKURAT JAKARTA - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, resmi mengumumkan pembukaan total lalu lintas komersial di Selat Hormuz selama masa gencatan senjata berlangsung, Jumat (17/4/2026).
Keputusan ini diambil menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Lebanon.
Araghchi menegaskan semua kapal komersial kini bisa melintas sesuai koordinasi otoritas pelabuhan Iran.
Baca Juga: Teheran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka untuk Dunia, Kecuali Musuh
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, sempat menyambut hangat langkah Teheran tersebut melalui platform Truth Social.
"Iran baru saja mengumumkan Selat Iran (Hormuz) terbuka sepenuhnya. Terima kasih!" tulis Trump.
Namun, suasana cair itu tak bertahan lama. Tak selang berapa lama, Trump justru menegaskan bahwa militer AS tetap akan memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.
Blokade Berlanjut: AS tetap menutup akses pelabuhan Iran hingga negosiasi tuntas 100 persen.
Negosiasi Alot: Perundingan putaran pertama di Islamabad sempat gagal pada 11-12 April lalu.
Agenda Berikutnya: Babak kedua negosiasi AS-Iran dijadwalkan kembali digelar di Islamabad pada Minggu (19/4/2026).
Meski tetap memberlakukan blokade laut, Trump mengaku optimistis ketegangan ini tidak akan berlangsung lama. Menurutnya, sebagian besar poin perundingan sudah mulai menemui titik temu.
Sebelumnya, Trump juga mengumumkan kesuksesan mediasi gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon yang dimulai pada Kamis lalu.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









