Jakarta

Sinyal Damai dari Washington, Trump Sebut Perang AS-Israel di Iran Segera Berakhir

Yusuf Doank | 15 April 2026, 19:44 WIB
Sinyal Damai dari Washington, Trump Sebut Perang AS-Israel di Iran Segera Berakhir
Donald Trump

AKURAT JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan nada optimisme terkait ketegangan militer di Timur Tengah.

Trump menyatakan bahwa konfrontasi bersenjata antara aliansi AS-Israel melawan Iran kini sudah mendekati babak akhir dan negosiasi perdamaian diprediksi segera mencapai titik temu.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancaranya bersama Fox Business, sebagaimana dilansir oleh Xinhua, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga: Amerika - Iran Gagal Negoisasi Damai, Harga Minyak Meroket Tembus US$ 104, Presiden Prabowo Langsung Terbang Temui Putin

“Saya pikir ini hampir berakhir. Maksud saya, saya melihatnya sangat dekat dengan akhir. Kita lihat saja apa yang terjadi. Saya pikir mereka sangat ingin membuat kesepakatan,” kata Trump dengan penuh keyakinan.

Upaya pengakhiran perang yang meletus sejak 28 Februari tersebut kini berpusat di Islamabad, Pakistan.

Meski pertemuan tingkat tinggi di ibu kota Pakistan pada akhir pekan lalu belum menghasilkan kesepakatan permanen, namun upaya diplomasi terus dipacu.

Trump mengindikasikan bahwa pembicaraan langsung antara AS dan Iran kemungkinan besar akan dilanjutkan kembali di Pakistan dalam dua hari ke depan.

Hal ini menunjukkan peran vital Islamabad sebagai jembatan komunikasi antara pihak-pihak yang bertikai.

Hingga saat ini, stabilitas di lapangan masih ditopang oleh kesepakatan gencatan senjata sementara yang dimediasi Pakistan pada 8 April lalu.

Gencatan senjata berdurasi dua minggu tersebut dilaporkan masih dipatuhi oleh kedua belah pihak, memberikan ruang bagi para diplomat untuk merumuskan draf perdamaian yang lebih komprehensif.

Dunia kini menanti apakah putaran negosiasi di Islamabad mendatang mampu menghentikan eskalasi militer secara total, yang diharapkan dapat mengembalikan stabilitas ekonomi dan keamanan di jalur perdagangan energi global.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y