Jangan Lewatkan Malam Ini Fenomena Supermoon Blue 19 Agustus 2024, Purnama Terbesar dan Paling Terang

AKURAT JAKARTA - Jangan Lewatkan Malam Ini Fenomena Supermoon Blue 19 Agustus 2024, Purnama Terbesar dan Paling Terang
Meski bulan purnama biasanya disebut sturgeon moon, namun bulan ini juga merupakan supermoon blue.
Sturgeon moon, titik penuhnya akan terjadi pada 19 Agustus pukul 14:25 Eastern Daylight Time (EDT) dan disebut bulan biru.
Hal ini, karena kekhasan astronominya. Dilansir dari livescience, ada dua jenis bulan biru.
Yakni bulan biru bulanan (bulan purnama kedua dalam satu bulan). Kemudian, bulan biru musiman (bulan purnama ketiga dari empat bulan purnama pada musim astronomi yang sama).
Sturgeon moon ini bertepatan dengan titik terdekat bulan dan bumi dalam orbitnya (perigee) pada Agustus. Jika perigee bertepatan dengan bulan purnama maka terjadilah supermoon.
Baca Juga: Dua Narapidana Tertangkap Saat Berusaha Kabur dengan Menyamar sebagai Wanita
Berdasarkan, data Plantarium Jakarta, jarak Bumi dan Bulan saat itu mencapai 360.196 km. Bandingkan dengan saat titik terjauh (apogee) pada 9 Agustus yang mencapai 405.297 km.
Hal inilah yang menyebabkan purnama kali ini akan jadi supermoon. Di mana bulan akan terlihat 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibanding saat apogee.
Bulan biru, baik musiman maupun bulanan, terjadi setiap dua hingga tiga tahun sekali. Hal ini berdasarkan, keterangan lembaga antariksa AS NASA.
Bulan biru musiman terakhir terjadi pada Oktober 2020 dan Agustus 2021. Bulan biru musiman berikutnya akan terjadi pada Mei 2027, menurut Time and Date.
Sturgeon moon ini paling mantap terlihat terbit di atas cakrawala timur saat bulan terbit pada Selasa (20/8/2024). Bulan purnama ini juga akan tampak cerah dan penuh pada H-1 dan H-2. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





