Jakarta

Viral Satpam Bundaran HI Diancam Usai Tegur Sopir Alphard Terobos Lampu Merah Zebra Cross, Gubernur Pramono Pasang Badan

Laode Akbar | 24 Juli 2026, 14:16 WIB
Viral Satpam Bundaran HI Diancam Usai Tegur Sopir Alphard Terobos Lampu Merah Zebra Cross, Gubernur Pramono Pasang Badan
Rekaman CCTV sopir Alphard nekat terobos lampu merah penyeberangan orang di Bundaran HI, Jakarta Pusat

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial seorang satpam yang mendapat intimidasi usai menegur pengemudi Toyota Alphard yang diduga merupakan aparat setelah mobil tersebut diduga menerobos lampu merah penyeberangan atau zebra cross di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Rabu (22/7/2026).

Rekaman CCTV memperlihatkan mobil tetap menancap gas saat lampu penyeberangan sudah menyala merah, ketika kendaraan lain telah berhenti dan pejalan kaki mulai menyeberang dari kedua arah.

Seorang satpam yang hendak menyeberang kemudian menegur Toyota Alphard tersebut. Namun ternyata sopir Alphard tersebut tak terima dengan teguran dari satpam, hingga menghentikan mobilnva di dekat zebra cross.

Baca Juga: Fenomena Embun Upas Diprediksi Lebih Sering Muncul, BMKG Bagikan Tips untuk Wisatawan

Dalam video lain, satpam itu terlihat dihampiri dua pria berbaju batik dan kemudian digiring ke pos polisi.

Dalam video klarifikasi, sang satpam mengatakan dirinya diancam akan dilaporkan ke vendor tempatnva bekeria agar dipecat. Merasa terpojok, ia kemudian menangis, bersujud, dan meminta maaf.

Polisi menvatakan kedua belah pihak telah dimediasi dan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

Menanggapi peristiwa itu, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta agar satpam tersebut tidak diberhentikan dari pekerjaannya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan rekaman CCTV milik Pemprov DKI menunjukkan satpam tersebut telah menjalankan tugasnya dengan baik.

"Kebetulan saya menonton secara berkali-kali satpam yang ada di depan dekat dengan penyeberangan Pullman ke Grand Hyatt. Dan dari data CCTV yang juga kita miliki sebenarnya lebih lengkap dari apa yang viral tadi," kata Pramono.

Baca Juga: Rayakan Hari Anak Nasional, Ancol Buka Kesempatan Anak Rekreasi Gratis Selama Empat Hari

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, Pramono menyebut kendaraan Toyota Alphard itulah yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Yang pertama adalah untuk nasibnya satpam, saya akan meminta untuk tidak dipecat atau diberhentikan. Bahkan yang bersangkutan sebenarnya malah menjalankan tugas dengan baik sekali. Dan terlihat bahwa mobil Alphard itulah yang kemudian melanggar," ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.