Hotman Paris Sebut Kliennya Kebanggaan Presiden, Istana Bilang Begini

AKURAT JAKARTA – Seluruh pihak diminta untuk tidak mengait-ngaitkan penanganan kasus mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, dengan Presiden Prabowo Subianto.
Demikian disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden.
Dia menegaskan bahwa seluruh jalannya penegakan hukum harus berjalan independen dan diserahkan penuh sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Baca Juga: Legislator Golkar Farah Savira Sebut NJOP Tinggi di Jakarta Tak Cerminkan Kondisi Riil Ekonomi Warga
"Itu kan kita kembalikan ke proses hukum, ya. Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden. Sepenuhnya kita kembalikan ke mekanisme hukum yang berlaku," kata Prasetyo saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Prasetyo turut meluruskan sekaligus membantah spekulasi yang menyebutkan bahwa proses pemeriksaan terhadap Febrie harus mengantongi izin tertulis dari Presiden terlebih dahulu.
"Saya rasa kembali kepada mekanismenya, ya. Saya rasa enggak ada juga, hanya pada saat masih proses pemeriksaan harus seizin Presiden," tegasnya.
Pernyataan Mensesneg ini sekaligus merespons manuver kuasa hukum Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, yang sebelumnya melontarkan klaim bahwa kliennya merupakan figur "kebanggaan" Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya, Hotman sempat mempertanyakan langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri yang dinilainya melompati prosedur karena tidak berkoordinasi langsung dengan Presiden sebelum memproses hukum Febrie.
Sebagai informasi, Febrie Adriansyah telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam skandal kasus dugaan tindak pidana korupsi serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sejak Sabtu (11/7/2026).
Perkara yang menyeret mantan pejabat tinggi kejaksaan tersebut kini telah dilimpahkan dan ditangani secara komprehensif oleh Kejaksaan Agung.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






