Jakarta

Gencatan Senjata Batal, Iran Hujani Israel dengan Rudal dan Incar Aset AS

Aisya Nur Aziza | 8 Juni 2026, 22:49 WIB
Gencatan Senjata Batal, Iran Hujani Israel dengan Rudal dan Incar Aset AS
Ilustrasi serangan rudal (Generated by AI)

AKURAT JAKARTA — Situasi di Timur Tengah kembali membara setelah Iran dilaporkan meluncurkan rentetan serangan rudal ke wilayah Israel pada Minggu (7/6/2026) malam.

Aksi militer ini menandai runtuhnya kesepakatan gencatan senjata yang sempat bertahan sejak awal April lalu.

Di mana insiden saling serang tersebut terjadi tak lama setelah Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, melempar pernyataan keras yang menuduh pihak sekutu telah mengkhianati komitmen damai.

Melalui platform media sosial X, Ghalibaf menegaskan bahwa blokade angkatan laut oleh Amerika Serikat (AS) serta pelanggaran kesepakatan di Lebanon menjadi alasan utama batalnya gencatan senjata.

Ghalibaf juga memperingatkan status pangkalan militer asing di kawasan tersebut.

"Aktivitas militer di Lebanon dan blokade AS yang terus berlanjut membuat pangkalan dan aset Amerika serta rezim di kawasan tersebut menjadi sasaran yang sah," tulisnya.

Peringatan Awal dari Garda Revolusi Iran

Secara terpisah, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menegaskan kepada The New York Times bahwa kesepakatan damai selama ini tidak bersifat absolut.

"Gencatan senjata tersebut bersyarat di semua lini," sebut pihak IRGC.

Pasukan elite Teheran itu menyatakan serangan rudal pada Minggu malam barulah sebuah peringatan awal.

Mereka mengancam tidak akan ragu untuk meluncurkan serangan dengan daya hancur yang jauh lebih besar jika pihak lawan kembali melakukan agresi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.