Jakarta

Biadab! Sebelum Jadi Sasaran Utama Israel, Zionis Telah Lebih Dulu Habisi Nyawa Anak dan Cucu Ismail Haniyeh

Titania Isnaenin | 31 Juli 2024, 18:19 WIB
Biadab! Sebelum Jadi Sasaran Utama Israel, Zionis Telah Lebih Dulu Habisi Nyawa Anak dan Cucu Ismail Haniyeh

AKURAT JAKARTA - Ismail Haniyeh, kepala biro politik Hamas dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (31/7).

Pria yang mengabdikan dirinya untuk membela Palestina ini tewas saat berada di pusat Kota Teheran.

Sebelumnya ia diketahui sedang menghadiri upacara pelantikan Presiden terpilih Iran yakni Masoud Pezeshkian.

Baca Juga: Hamas Bongkar Siapa Dalang Dibalik Pembunuhan Ismail Haniyeh, Ada Campur Tangan Iran?

Namun nahas, setelah acara pelantikan tersebut selesai, Ismail Haniyeh dikonfirmasi tewas terbunuh zionis Israel.

Kabar duka yang menyelimuti umat muslim ini bahkan di konfirmasi oleh Hamas, bahwa pemimpin mereka terbunuh oleh teroris Israel.

"Pemimpin gerakan tewas dalam aksi Zionis di kediamannya di Teheran. Setelah mengikuti upacara pelantikan presiden baru Iran," kata Hamas mengutip dari laman The National.

Baca Juga: 6 Tahun Terbengkalai Dikira Kosong, Rupanya Ada Jasad Ibu dan Anak Ditemukan Tinggal Kerangka Dalam Rumah

Melansir dari beberapa media Internasional, Israel rupanya telah menargetkan anggota keluarga Ismail Haniyeh sebelum membunuh ketua Hamas tersebut.

Menurut laporan, anggota keluarga Ismail Haniyeh yang terbunuh oleh aksi keji zionis itu kurang lebih sebanyak 60 anggota keluarga yang terdiri dari 3 anak kandung, 5 cucu dan kerbat yang lain.

Adapun putra pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh yang tewas dalam serangan udara milik Angkatan Udara Israel adalah diidentifikasi sebagai Amir Haniyeh, seorang komandan sel di angkatan militer Hamas, Mohammad dan Hazem Haniyeh.

Baca Juga: Profil Ismail Haniyah, Mantan Perdana Menteri Palestina dan Pemimpin Hamas yang Meninggal Dibunuh Israel di Iran

Cucu Haniyeh juga dilaporkan tewas dalam serangan di kamp pengungsi Shati pada hari pertama Idul Fitri dikutip dari laporan Al Jazeera.

Sementara itu, atas serangan yang ditargetkan Israel kepada keluarga Haniyeh, ia mengatakan bahwa para pemimpin Palestina tidak akan mundur.

Meskipun keluarga mereka menjadi sasaran tentara Israel.

Baca Juga: Iptu Rudiana Sesumbar Mati 7 Turunan Saat Tanggapi Kasus Vina Cirebon

Bahkan pembunuhan yang terjadi itu tidak akan memengaruhi tuntutan Hamas dalam negosiasi gencatan senjata.

Namun malangnya, Ismail Haniyeh berhasil jadi target terakhir teroris Israel.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.