Jakarta

Donald Trump Jadi Target Utama Penembakan di Washington, Pelaku Bidik dari Jarak Dekat

Aisya Nur Aziza | 26 April 2026, 22:04 WIB
Donald Trump Jadi Target Utama Penembakan di Washington, Pelaku Bidik dari Jarak Dekat
Donald Trump jadi sasaran penembakan di Washington

AKURAT JAKARTA – Gelaran bergengsi White House Correspondents' Dinner (WHCD) di Hotel Washington Hilton berubah mencekam pada Sabtu (25/4) malam waktu setempat.

Sebuah insiden penembakan dilaporkan terjadi di area hotel, yang memaksa agen Secret Service mengevakuasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dari podium saat acara tengah berlangsung.

Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung AS, Todd Blanche, mengonfirmasi bahwa Donald Trump dan sejumlah pejabat tinggi pemerintah kemungkinan besar menjadi target utama serangan tersebut.

"Tampaknya dia memang berniat menargetkan orang-orang yang bekerja di pemerintahan, kemungkinan termasuk presiden," ujar Blanche dalam keterangannya kepada media, Minggu (26/4).

Baca Juga: Netanyahu Akui Idap Kanker Prostat, Sebut Sembunyikan Fakta Medis demi Hindari Iran

Kronologi Penembakan di Pos Pemeriksaan

Insiden bermula ketika seorang pria melancarkan tembakan ke arah agen Secret Service yang berjaga di pos pemeriksaan keamanan hotel.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, suara tembakan terdengar jelas dari arah luar ruangan acara, memicu respons cepat dari tim pengawal kepresidenan untuk segera melindungi dan mengevakuasi Trump dari lokasi.

Berdasarkan rekaman CCTV yang dirilis Trump melalui akun Truth Social miliknya, pelaku terlihat berlari kencang melewati pos pemeriksaan keamanan.

Aksi cepat tersebut sempat membuat petugas lengah sebelum akhirnya mereka berhasil melumpuhkan tersangka tanpa harus melepaskan tembakan balasan.

"Anda tahu, dia menyerang dari jarak 50 yard, jadi dia sangat jauh dari ruangan. Dia bergerak sangat cepat," ungkap Trump mengomentari insiden tersebut.

Baca Juga: Dampak Konflik Iran-AS Kini Terasa, Harga BBM Resmi Naik

Identitas Pelaku Terungkap

Kepolisian Washington D.C. berhasil mengidentifikasi terduga pelaku sebagai Cole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun asal Torrance, California.

Plt Kepala Kepolisian Washington D.C., Jeffery Carrol, menyebutkan bahwa tersangka diduga telah menginap di Hotel Washington Hilton sebelum melancarkan aksinya.

Menariknya, lokasi kejadian ini memiliki catatan sejarah kelam dalam keamanan kepresidenan AS.

Hotel Washington Hilton merupakan tempat yang sama di mana terjadi upaya pembunuhan terhadap Presiden Ronald Reagan pada tahun 1981 silam.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.