Jakarta

Polisi Ringkus Pelaku Mutilasi yang Sembunyikan Jasad Pegawai Restoran dalam Freezer

Yusuf Doank | 31 Maret 2026, 06:47 WIB
Polisi Ringkus Pelaku Mutilasi yang Sembunyikan Jasad Pegawai Restoran dalam Freezer
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA -- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua terduga pelaku pembunuhan keji di kawasan Mega Regency, Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Para pelaku diduga kuat melakukan aksi mutilasi dan menyembunyikan jasad korban di dalam alat pembeku makanan (freezer) pada sebuah kios ayam geprek.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengonfirmasi penangkapan dua pria berinisial DS (alias A) dan S.

Baca Juga: BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Berawan Hingga Hujan Ringan Hari Ini

"Dua orang pelakunya sudah ditangkap, inisialnya DS alias A dan S," kata Abdul Rahim dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Meski demikian, pihak kepolisian belum merinci secara detail mengenai kronologi maupun motif di balik aksi sadis tersebut.

Abdul hanya mengungkapkan bahwa saat ditemukan pada Sabtu (28/3/2026), kondisi jasad korban sangat mengenaskan karena kehilangan bagian tangan dan kaki.

Korban diketahui merupakan seorang pria berusia sekitar 45 tahun berinisial B, yang akrab disapa Pak Bedul oleh warga sekitar.

Dia sehari-hari bekerja sebagai pegawai di kios makanan tempat jasadnya ditemukan. Penemuan mayat dalam freezer di Blok D33 ini sempat menggemparkan warga perumahan setempat yang mengenal korban sebagai sosok yang ramah.

Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Bekasi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Minggu kemarin. Sejumlah saksi di lokasi kejadian mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut.

"Orangnya baik, sering mengobrol dengan warga dan pedagang lain. Kami sangat kehilangan," kata Ali, salah satu pedagang di sekitar kios korban.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap tabir di balik kasus pembunuhan dan mutilasi ini.

Kedua pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y