Ternyata Ini Alasan Tersembunyi di Balik Keinginan Trump Mencaplok Greenland

AKURAT JAKARTA – Ambisi Donald Trump dalam mengambil alih Greenland memicu ancaman serius bagi dunia Internasional.
Trump dalam pernyataannya mengungkap alasan dibalik obsesinya dalam mencaplok pulau yang kaya akan mineral tersebut.
Melansir dari laman berita CNBC, Trump menyebut bahwa wilayah Greenland dinilai sebagai salah satu aset strategis yang krusial bagi pertahanan nasional Amerika Serikat.
Trump menekanan bahwa pengaruh Rusia dan Tiongkok di kawasan Artik, serta kapal-kapal yang ada di Greenland memicu adanya ancaman keamanan bagi AS.
Analis menilai bahwa wilayah Greenland berpotensi sebagai landasan pacu untuk melebarkan pertahanan militer AS yang lebih luas.
Termasuk salah satunya untuk menempatkan pencegat rudal dalam skema kebijakan "golden dome"
Berdasarkan analisis dari Clayton Allen dari Eurasia Group, ia menegaskan bahwa bahwa penempatan "golden dome" harus diletakkan lebih dekat dengan Rusia.
Sementara itu, Greenland menjadi jawaban dari lokasi geografis tersebut.
Baca Juga: Trump Tak Goyah, Ambisi Caplok Greenland Berlanjut Meski Eropa Kirim Personel Militer
Potensi Ekonomi dan Jalur Pelayaran Baru
Namun dibalik alasan militer, rupanya Greenland memiliki daya tarik tersendiri dalam kekayaan alamnya.
Mulai dari gas, minyak dan mineral yang vital bagi teknologi masa depan seperti kendaraan listrik yang kini di dominasi oleh pasar Tiongkok.
Selain itu, Greenlad juga memegang peluang ekonomi baru apabila perubahan iklim mencairkan es Arktik.
Seperti rute pelayaran baru yang dapat memangkas waktu perjalanan antara Asia dan Eropa secara signifikan dibandingkan melewati Terusan Suez.
Serta titik sempit navigasi antara Greenland, Islandia, dan Inggris yang menghubungkan Arktik dengan Samudra Atlantik, yang krusial untuk memantau aktivitas kapal selam.
Baca Juga: Alasan Keamanan Nasional, Trump Terobsesi Rebut Greenland dari Denmark
Reaksi Keras Eropa dan Kedaulatan Denmark
Obsesi Trump terhadap Greenland jelas memicu reaksi bagi negara-negara Eropa,
Denmark memperingatkan bahwa upaya pengambilalihan paksa atas Greenland dapat mengakhiri aliansi militer NATO.
Banyak pihak meragukan adanya maksud pertahanan nasional AS di wilayah Greenland.
Hal ini lantaran, Amerika Serikat (AS) sebenarnya tidak perlu menguasai tanah Greenland secara resmi untuk bisa menempatkan militer di sana.
Faktanya, AS sudah lama memiliki pangkalan militer (Pangkalan Antariksa Pituffik) di Greenland berkat perjanjian damai dengan Denmark.
Yang mana hal serupa terjadi pada zaman Perang Dingin dahulu, dimana AS pernah menempatkan hingga 6.000 tentara di wilayah Greenland tanpa harus merebut wilayah tersebut dari Denmark dan menjadikannya bagian dari Amerika Serikat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






