Bak Neraka! Los Angeles Mendadak Jadi Lautan Api Usai Alami Kebakaran Hutan Dahsyat Sepanjang Sejarah

AKURAT JAKARTA - Bak neraka, Los Angeles, Amerika Serikat berubah jadi lautan api usai alami kebakaran hutan dahsyat sepanjang sejarah.
Kebakaran tersebut membuat pemerintah harus mengevakuasi sebanyak 180.000 penduduk yang terdampak peristiwa kebakaran hutan di kawasan elit Pacific Palisades.
Melansir dari laman BBC setidaknya 5.300 bangunan hancur dan 10 orang dinyatakan tewas.
Insiden ini juga membuat pihak asuransi khawatir jika kebakaran hutan ini akan menjadi klaim termahal dengan kerugian yang diasuransikan sebesar USD 8 miliar atau sekitar Rp129,6 triliun.
Sebab, nilai properti di kawasan terjadinya kebakaran tersebut bernilai tinggi.
Baca Juga: Komisi X DPR RI Bakal Panggil PSSI Imbas Pemecatan Shin Tae Yong
Penyebab Kebakaran Los Angeles
Kebakaran hutan dahsyat di Los Angeles diduga dipicu oleh angin kencang dan kekeringan parah.
Kebakaran dimulai dari wilayah Palisade pada Selasa, 7 Januari 2025 pagi.
Namun kebakaran semakin meluas hingga 19.978 hektare pada Kamis malam dan menjalar ke wilayah lain.
Seperti Eaton, Hurst, Lidia, Kenneth hingga Hollywood Hills.
Selain itu, curah hujan yang rendah di wilayah California dan ditambah angin lepas pantai diketahui menghantam pada hari Selasa.
Yang membuat para ahli percaya jika perubahan iklim menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran hebat.
Meski begitu, petugas masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran hutan yang hingga kini masih berusaha untuk dilakukan pemadaman.
Walaupun, api justru semakin melebar yang membuat Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat mengeluarkan bendera merah yang menjadi pertanda adanya peningkatan resiko kebakaran hingga hari ini Jumat (10/1).
Akibat kejadian ini, polisi menerima sejumlah laporan kejahatan berupa penjarahan dan pencurian di rumah warga di kawasan yang dievakuasi.
Sementara itu, pemerintah terus memberikan bantuan terhadap korban ditengah kacaunya keadaan Los Angeles. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





