Beasiswa SMA Unggul Garuda 2027 Dibuka, Siswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu Diprioritaskan

AKURAT JAKARTA - Kesempatan melanjutkan pendidikan ke SMA dengan pembiayaan penuh menjadi peluang bagi siswa kelas 9 yang ingin mengembangkan kemampuan akademik tanpa terlalu terbebani biaya sekolah.
Melalui PPDB SMA Unggul Garuda Baru tahun akademik 2027/2028, pemerintah menyediakan pendidikan berasrama dengan dukungan biaya pendidikan dan biaya hidup bagi siswa yang lolos seleksi.
Pendaftaran dibuka hingga 13 November 2026 pukul 23.59 WIB.
Program ini diutamakan bagi siswa berprestasi dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, sehingga persiapan sejak awal penting dilakukan, mulai dari memeriksa nilai rapor hingga melengkapi dokumen persyaratan.
Bukan Hanya Sekolah Gratis, Ada Pembinaan Menuju Kampus Global
SMA Unggul Garuda Baru menawarkan fasilitas yang tidak hanya mencakup biaya pendidikan dan kebutuhan hidup selama bersekolah.
Siswa juga memperoleh tempat tinggal di asrama serta bimbingan intensif untuk mempersiapkan diri memasuki perguruan tinggi top global.
Pembelajaran menggabungkan kurikulum nasional, sains dan teknologi berbasis STEM, pengayaan internasional melalui International Baccalaureate Diploma Programme (IB DP), serta kurikulum keasramaan.
Perpaduan tersebut dirancang untuk mendukung perkembangan akademik sekaligus membentuk kemandirian siswa.
Namun, calon peserta perlu memahami bahwa program ini menuntut kesiapan mengikuti kegiatan sekolah dan pengembangan diri secara menyeluruh, bukan hanya mengejar nilai akademik.
Baca Juga: Lawan Arah Masuk Tol Cijago, Pengendara Motor Sport Tewas Dihantam Taksi
Nilai Minimal 85 Jadi Salah Satu Kriteria Akademik
Kesempatan mengikuti program ini tetap disertai persyaratan akademik.
Calon peserta didik harus sedang duduk di kelas 9 semester genap pada SMP/MTs atau satuan pendidikan sederajat pada tahun berjalan dan berusia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2027.
Dari sisi akademik, pendaftar harus memiliki nilai minimal 85 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA selama semester 1–4, dan/atau memiliki prestasi akademik bidang STEM yang telah dikurasi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan/atau tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT).
Selain itu, siswa harus bersedia ditempatkan di lokasi sekolah yang ditentukan dan tinggal di asrama selama masa pendidikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





