OSN 2026 Jadi Bukti Talenta Sains Indonesia Tak Hanya Tumbuh di Pulau Jawa

AKURAT JAKARTA - Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan antarsekolah unggulan.
Di balik dominasi sejumlah sekolah swasta, siswa dari sekolah negeri di luar Pulau Jawa juga mampu menunjukkan prestasi hingga meraih medali emas.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Byantara Arkana Nadif dari SMAN 1 Sumatera Barat.
Ia meraih medali emas bidang Kebumian sekaligus mendapatkan tiga penghargaan khusus, yakni Absolute Winner, Best Theoretical Test, dan Best Practical Test.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa di bidang sains tidak hanya terkonsentrasi di sekolah-sekolah yang berada di Pulau Jawa.
Dari Sumatera hingga Kalimantan, sejumlah pelajar sekolah negeri mampu bersaing dalam kompetisi sains tingkat nasional.
Selain Byantara, ada Azzahra Nabilla Sofian dari SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur, yang berhasil membawa pulang medali emas bidang Biologi.
Sekolahnya juga mengoleksi dua medali perak dan satu perunggu dari bidang Matematika, Astronomi, dan Fisika.
Dari Sumatera, MAN 2 Pekanbaru, Riau, juga mencatat prestasi melalui Dean Alvano Zaghlul yang meraih emas bidang Astronomi.
Sekolah tersebut mengumpulkan satu perak dan satu perunggu lainnya.
Baca Juga: Jerawat Muncul Setelah Ganti Skincare, Jangan Langsung Anggap Purging
Sementara itu, MAN Insan Cendekia Serpong menjadi sekolah negeri dengan perolehan medali terbanyak dalam daftar tersebut, yakni tiga emas, dua perak, dan dua perunggu.
Prestasi lainnya datang dari SMAN 8 Jakarta, SMAN 2 Purwokerto, SMAN 1 Bekasi, SMAN 1 Yogyakarta, SMAN 48 Jakarta, dan SMAN 3 Yogyakarta.
Capaian para siswa tersebut menjadi gambaran bahwa kompetisi sains nasional mempertemukan talenta dari berbagai daerah.
Medali emas tidak hanya menjadi milik siswa dari sekolah di pusat-pusat pendidikan Pulau Jawa.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan OSN tidak semata-mata ditujukan untuk mendapatkan medali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







