Jangan Asal Kumpulkan Piagam! Ternyata Ini Sertifikat yang Paling Diperhitungkan di SNBP

AKURAT JAKARTA - Banyak siswa mengira semakin banyak sertifikat yang dimiliki, semakin besar pula peluang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Dalam proses seleksi, perguruan tinggi tidak hanya melihat jumlah prestasi, tetapi juga kualitas, tingkat kompetisi, hingga relevansinya dengan program studi yang dipilih.
Kesalahan memilih atau mengandalkan sertifikat yang kurang sesuai menjadi salah satu hal yang kerap tidak disadari calon peserta SNBP.
Akibatnya, ada siswa yang telah mengikuti banyak lomba, tetapi tetap kalah bersaing dengan peserta lain yang memiliki prestasi lebih sedikit namun lebih relevan.
Karena itu, memahami jenis prestasi yang diakui menjadi langkah penting sebelum kamu mempersiapkan diri mengikuti SNBP.
Berdasarkan informasi dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), terdapat beberapa jenis sertifikat yang umumnya menjadi perhatian perguruan tinggi.
Prestasi akademik seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau Kompetisi Sains Nasional (KSN) masih menjadi salah satu sertifikat dengan bobot tinggi.
Apalagi jika prestasi tersebut berkaitan langsung dengan jurusan yang dipilih, misalnya Biologi untuk Kedokteran atau Matematika untuk Teknik.
Selain itu, prestasi di bidang olahraga dan seni melalui Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) maupun Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) juga dapat menjadi nilai tambah, terutama bagi calon mahasiswa yang memilih program studi sesuai bidang tersebut.
Baca Juga: BTS Memilih Absen dari Grammy 2027, Ada Pesan Besar di Balik Keputusan yang Mengejutkan
Bagi siswa yang aktif melakukan penelitian, sertifikat Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KOPSI) atau lomba karya tulis ilmiah juga dinilai memiliki nilai lebih.
Prestasi ini menunjukkan kemampuan berpikir kritis, melakukan riset, sekaligus menyusun solusi terhadap suatu persoalan.
Di luar bidang akademik, pengalaman memimpin organisasi sekolah juga tidak kalah penting.
Sertifikat atau surat keterangan sebagai Ketua OSIS, Ketua MPK, maupun Pradana Pramuka dapat menjadi bukti kemampuan kepemimpinan yang dihargai sejumlah perguruan tinggi, terutama jika dokumen tersebut diterbitkan secara resmi oleh sekolah.
Sementara itu, bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang keagamaan, sertifikat tahfiz Al-Qur'an dari lembaga yang kredibel juga dapat menjadi nilai pendukung dalam proses seleksi di sejumlah perguruan tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






