Jakarta

Bukan Sekadar Pintar, Justru Hal Inilah yang Membuat 2 Siswa Indonesia Bisa Lolos ke Olimpiade Dunia

Anggerhana Denni Rahmawati | 14 Juli 2026, 18:15 WIB
Bukan Sekadar Pintar, Justru Hal Inilah yang Membuat 2 Siswa Indonesia Bisa Lolos ke Olimpiade Dunia
Kaleb Lash Elnathan Naibaho salah satu dari 2 siswa yang berhasil mewakili Indonesia di olimpiade Internasional.

AKURAT JAKARTA - Tahun ini, Kaleb Lash Elnathan Naibaho dari SMA Labschool Kebayoran akan mewakili Indonesia pada International Geography Olympiad (IGeO) di Istanbul, Turki.

Sementara Nicholas Ardi Tirta dari SMA Santa Laurensia Alam Sutera dipercaya mengikuti International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) di Abu Dhabi.

Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus.

Kaleb pernah gagal pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi pada 2024.

Kegagalan itu justru menjadi titik balik untuk mengevaluasi diri dan mempersiapkan diri lebih matang hingga akhirnya berhasil lolos ke tingkat internasional.

Nicholas juga mengalami pengalaman serupa.

Ia sempat gagal di OSN Informatika sebelum akhirnya terus memperbaiki kemampuan dan berhasil menjadi salah satu delegasi Indonesia di bidang kecerdasan buatan.

Persiapan menuju olimpiade dunia pun tidak ringan.

Selain mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas) yang dibimbing para akademisi dan peneliti, para peserta juga menjalani latihan mandiri secara intensif.

Untuk bidang geografi, misalnya, peserta dapat mengerjakan sekitar 100 soal setiap pekan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi.

Baca Juga: Di Balik Kepindahan Sekolah Putra Wamen Stella dari China ke Indonesia, Ada Dilema yang Dialami Banyak Orang Tua

=====

Meski demikian, tantangan belum berhenti.

Bidang Artificial Intelligence terus berkembang sehingga materi yang dipelajari harus selalu mengikuti perubahan teknologi terbaru.

Sementara peserta geografi juga harus mempersiapkan diri menghadapi perbedaan budaya, bahasa, hingga zona waktu saat bertanding di luar negeri.

Keikutsertaan dalam olimpiade internasional bukan hanya soal mengejar medali, tetapi juga membawa nama Indonesia di hadapan peserta dari berbagai negara.

Karena itu, para delegasi berharap prestasi akademik seperti ini mendapat perhatian lebih, termasuk menjadi nilai tambah dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Perjalanan dua siswa tersebut menunjukkan bahwa prestasi di tingkat dunia tidak lahir dalam semalam.

Di balik pencapaian itu terdapat keberanian untuk bangkit setelah gagal, disiplin menjalani latihan, serta komitmen untuk terus belajar hingga mampu bersaing di panggung internasional. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.