Jakarta

Bukan dari Kelas 1 SD, Ternyata Masa Depan Anak Dimulai Sejak PAUD

Anggerhana Denni Rahmawati | 12 Juli 2026, 08:30 WIB
Bukan dari Kelas 1 SD, Ternyata Masa Depan Anak Dimulai Sejak PAUD
Transformasi pendidikan dimulai dari PAUD. (magnific)

AKURAT JAKARTA - Keberhasilan seorang anak di bangku sekolah ternyata tidak hanya ditentukan saat ia mulai duduk di kelas satu SD.

Justru, masa-masa sebelum memasuki pendidikan dasar dinilai menjadi periode penting yang membentuk kemampuan belajar, karakter, hingga keterampilan sosial anak.

Karena itulah pemerintah mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD).

Penguatan layanan bagi taman kanak-kanak, kelompok bermain, hingga penitipan anak menjadi bagian dari upaya membangun fondasi pendidikan yang lebih kuat sejak usia dini.

Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi program Wajib Belajar 13 Tahun yang tengah diperkuat oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Tujuannya bukan hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran sejak anak masih berada pada usia emas perkembangannya.

Pemerintah menilai pengalaman belajar pada usia dini memiliki pengaruh besar terhadap kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Oleh karena itu, peningkatan mutu layanan PAUD menjadi salah satu fokus dalam transformasi pendidikan nasional.

Selain memperkuat PAUD, Kemendikdasmen juga menaruh perhatian pada pendidikan dasar sebagai tahap penting dalam membangun kemampuan akademik, karakter, serta kecakapan sosial peserta didik.

Penguatan kualitas guru dan proses pembelajaran menjadi bagian dari strategi tersebut.

Baca Juga: Kota Tua Jakarta Berubah Jadi Desa Konoha, Penggemar Naruto Bisa Masuk Gratis

=====

Agar kebijakan lebih tepat sasaran, pemerintah memanfaatkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk memetakan kebutuhan setiap daerah.

Melalui pendekatan berbasis data, program pendidikan diharapkan dapat disesuaikan dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi masing-masing wilayah.

Penguatan pendidikan sejak usia dini hingga jenjang dasar diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih merata, inklusif, dan berkualitas.

Dengan fondasi yang baik sejak kecil, anak-anak diharapkan memiliki kesiapan belajar yang lebih baik sekaligus mampu berkembang menjadi generasi yang berdaya saing di masa depan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.