Jakarta Darurat Begal: TNI Terjunkan Batalyon Tempur Bantu Polda Metro Jaya Amankan Ibu Kota

AKURAT JAKARTA - Maraknya aksi begal di wilayah Ibu Kota Jakarta memicu langkah tegas dari aparat keamanan.
Kodam Jayakarta resmi mengerahkan batalyon tempur untuk membantu Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Pengerahan aparat TNI untuk turut menjaga keamanan ibu kota, menunjukkan bahwa Jakarta telah darurat begal.
TNI Turun Tangan Amankan Jakarta
Pelibatan personel TNI ini merupakan langkah antisipasi untuk memberantas kejahatan jalanan yang kian meresahkan.
Target utamanya adalah memberikan rasa aman bagi warga saat beraktivitas. Bersama Polda Metro Jaya, apparat TNI ikut berpatroli di titik rawan kejahatan.
Satuan terlibat dalam tim pemburu begal ini berasal dari unsur Koramil, Kodim, hingga Batalyon Tempur.
Tujuannya untuk memastikan kehadiran negara dalam melindungi rakyat dari tindak kriminal yang belakangan cukup meresahkan masyarakat.
Komitmen Menjaga Kamtibmas
Kepala Penerangan Kodam Jaya, Letkol (Arh) Noor Iskak, menegaskan bahwa keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama antara TNI dan Polri.
"Satuan-satuan yang kami libatkan selain dari satuan kewilayahan koramil, kodim kami juga melibatkan satuan batalyon tempur," ujar Iskak pada Sabtu (23/5/2026).
Meskipun TNI dilibatkan dalam patroli penyisiran, Iskak menekankan bahwa penegakan hukum tetap berada di bawah wewenang penuh Kepolisian.
TNI hadir untuk memperkuat pengamanan dan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan.
Baca Juga: Jangan Remehkan, 5 Sayuran Ini Punya Khasiat untuk Redakan Peradangan Secara Alami
Capaian Tim Pemburu Begal
Hingga saat ini, sinergi aparat telah membuahkan hasil signifikan. Satgas Pemburu Begal bentukan Dit Reskrimum Polda Metro Jaya mencatat laporan penangkapan sebagai berikut:
173 Tersangka total kasus kejahatan jalanan yang diamankan.
38 Orang ditangkap langsung oleh Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya.
135 Orang diamankan oleh jajaran Polres di wilayah hukum terkait.
Dir Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menyatakan bahwa upaya paksa akan terus dilakukan terhadap para pelaku yang mengganggu ketenangan masyarakat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






