Jakarta

Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini 22 Juni 2026: 4.057 Personel Gabungan Amankan Kawasan Monas hingga Gedung DPR RI

M Rahman Akurat | 22 Juni 2026, 10:53 WIB
Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini 22 Juni 2026: 4.057 Personel Gabungan Amankan Kawasan Monas hingga Gedung DPR RI
Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan pasukan gabungan untuk mengamankan demo hari ini.

AKURAT JAKARTA – Sejumlah elemen massa dijadwalkan kembali turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi di beberapa titik strategis wilayah DKI Jakarta hari ini, Senin (22/6/2026).

Guna memastikan aksi penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman dan tertib, Polda Metro Jaya telah menyiagakan ribuan personel pengamanan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa sebanyak 4.057 personel gabungan diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengawal sekaligus melayani jalannya aksi unjuk rasa tersebut.

Baca Juga: Kejutan Piala Dunia 2026 Berlanjut, Tanjung Verde Tahan Imbang Uruguay 2-2

"Polda Metro Jaya menyiapkan 4.057 personel gabungan untuk melayani masyarakat yang akan menyampaikan pendapat," kata Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2026).

"Pengamanan dilakukan secara humanis, persuasif, dan tetap mengedepankan keselamatan seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan," lanjutnya.

Daftar Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

Pihak kepolisian memfokuskan penempatan personel di beberapa titik krusial yang menjadi pusat konsentrasi massa, antara lain di Kawasan Monas, Bundaran HI, dan Gedung DPR/MPR RI.

Secara rinci, kekuatan 4.057 personel gabungan ini terdiri dari 3.701 personel Polda Metro Jaya, 156 personel Polres jajaran, serta bantuan kendali operasi (BKO) dari TNI sebanyak 200 personel.

Baca Juga: Zaki Iskandar Sebut Regulasi U-23 Liga 1 Jadikan Klub Berani Orbitkan Talenta Muda

Antisipasi Kemacetan dan Gangguan Fasilitas Umum

Kombes Budi menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan bertujuan menjamin hak berpendapat masyarakat dapat tersalurkan secara kondusif.

Selain itu, petugas disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di jalan raya.

Beberapa potensi gangguan yang diantisipasi meliputi kemacetan parah, pelanggaran lalu lintas, aksi konvoi kendaraan, pemblokiran akses jalan, hingga pengrusakan fasilitas umum.

Kombes Budi memastikan, seluruh prosedur pengamanan dipastikan tetap berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Terkait arus lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa, pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa jalan yang bersifat dinamis.

"Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional melihat dinamika di lapangan. Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk menghindari sementara kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak," tambahnya.

Baca Juga: Menanti Peluncuran Global Mitsubishi Pajero 2026, Simak Bocoran Varian Ralliart yang Siap Bawa Aura Balap Ikonik Masa Lalu

Di akhir keterangannya, Polda Metro Jaya mengimbau para peserta aksi demo untuk menjaga ketertiban umum.

Massa diminta agar tidak mudah terprovokasi oleh isu liar, dilarang keras membawa barang-barang berbahaya, serta wajib menghormati hak-hak pengguna jalan dan warga lainnya yang beraktivitas.

Polda Metro Jaya juga mengimbau peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara tertib, tidak mudah terprovokasi, tidak membawa barang berbahaya, serta tetap menghormati hak masyarakat lainnya.

"Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban bersama. Silakan menyampaikan aspirasi sesuai aturan, namun tetap jaga keamanan, ketertiban, dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.