Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Masih Nihil Kasus Campak, Meskipun Daerah Penyangga Sudah Terjangkit

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus campak di wilayah Jakarta.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat sejumlah daerah di sekitar ibu kota mulai melaporkan kasus tersebut.
Pramono mengatakan informasi terkait situasi campak di Jakarta telah disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.
Baca Juga: Bank Jakarta Santuni 8.500 Anak Yatim dan Duafa, Siapkan Program Ramadan hingga Posko Mudik Lebaran
Berdasarkan laporan terbaru, Jakarta masih dalam kondisi aman dari penyebaran penyakit tersebut.
"Kemarin sudah dijawab langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan bahwa sampai hari ini di DKI Jakarta belum ada campak. Bahwa di sekitar DKI Jakarta mulai ada campak, iya," kata Pramono kepada wartawan dikutip, Jumat (13/3/2026).
Ia menegaskan Pemprov DKI Jakarta terus melakukan langkah antisipasi, termasuk melalui program vaksinasi yang dinilai penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular seperti campak.
Pramono juga menyebut vaksinasi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kekebalan masyarakat terhadap penyakit tersebut.
"Kami tentunya, karena dulu untuk DKI Jakarta vaksin itu sangat diperlukan," ujar mantan Sekretaris Kabinet RI itu.
Baca Juga: Pernyataan Perdana Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Iran, Bersumpah Balas Dendam ke AS-Israel
Selain itu, ia menambahkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga telah menjelaskan adanya kemiripan pendekatan vaksinasi antara penanganan campak dan Covid-19 dari sisi pencegahan melalui imunisasi.
"Kemarin Ibu Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa antara campak dengan Covid itu vaksinnya ada kemiripan. Mudah-mudahan tidak masuk ke Jakarta," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengungkapkan sampai dengan saat ini belum ada temuan kasus positif campak di Jakarta.
"Campak saat ini di Jakarta belum ditemukan ada yang positif," kata Ani saat dijumpai di kawasan Jakarta Timur, Selasa (10/3/2026).
Ia mengatakan meskipun kasus campak di Jakarta masih nihil, namun penyakit tersebut sudah ada di beberapa daerah di sekitar ibu kota.
Untuk itu, dia meminta masyarakat agar tetap waspada terhadap penyakit tersebut, terutama pada momen Idul Fitri nanti.
"Lebaran, ketika ramai, biasanya banyak berinteraksi antara satu dengan yang lain. Kelompok paling rentan adalah anak-anak. Jadi, bayi dan anak-anak yang harus kita jaga benar," jelas Ani. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





