Daun Kelor Disebut Obat Segala Penyakit, Apa Saja? Berikut 16 Manfaatnya bagi Kesehatan, dari Mengobati Asma hingga Menjaga Kekuatan Tulang

AKURAT JAKARTA - Daun Kelor disebut sebagai obat segala penyakit. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Moringa oleifera ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Daun Kelor dulu dipercaya sebagai alat untuk mengusir jin atau sihir, sekarang dijadikan sayuran yang enak.
Daun Kelor sudah sejak lama digunakan sebagai obat herbal untuk mencegah kanker, menjaga tekanan darah, dan sejumlah penyakit lainnya.
Daun Kelor mengandung antioksidan dan berbagai nutrisi lainnya. Antioksidan yang ada dalam kandungan Daun Kelor, antara lain Vitamin C, beta karoten, quercetin, dan chlorogenic acid.
Selain antioksidan, Daun Kelor juga mengandung vitamin dan mineral, antara lain vitamin B6, vitamin B2, vitamin C, vitamin A, zat besi, dan magnesium.
Berikut 16 manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan.
1. Menurunkan Kadar Gula Darah
Daun Kelor dipercaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Satu studi di 30 wanita menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,5 sendok teh (7 gram) bubuk Daun Kelor setiap hari selama tiga bulan, mampu mengurangi kadar gula darah sebesar 13,5%.
Para ilmuwan meyakini efek ini disebabkan oleh senyawa tanaman seperti isothiocyanate.
2. Menurunkan Berat Badan
Hasil penelitian menyebutkan, Daun Kelor juga dapat mengurangi pembentukan lemak dan meningkatkan pemecahan lemak.
Dalam satu studi yang dilakukan pada 41 orang gemuk pada diet dan olahraga yang sama, mereka yang mengonsumsi 900 mg suplemen yang mengandung kelor, kunyit, dan kari, kehilangan 4,8 kg.
3. Mengobati asma
Daun kelor juga terbukti dapat mengurangi keparahan serangan asma dan melindungi terhadap penyempitan bronkial.
Di samping itu, daun kelor juga berguna untuk mendukung fungsi paru-paru dan pernapasan secara umum.
4. Mengurangi Peradangan
Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Ini merupakan mekanisme perlindungan yang penting tetapi dapat menjadi masalah kesehatan utama, jika terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama.
Para ilmuwan percaya, isothiocyanate adalah senyawa anti-inflamasi utama yang ada pada daun kelor, polong dan biji-bijian.Konsentrat daun kelor dapat secara signifikan menurunkan peradangan dalam sel.
5. Melawan bakteri
Sifat antibakteri, antijamur, dan antimikroba dalam daun kelor dapat digunakan untuk membantu melawan infeksi yang disebabkan oleh berbagai patogen, seperti Salmonella dan E. coli.
6. Menurunkan Kadar Kolesterol Darah
Memiliki kolesterol tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Manfaat daun kelor untuk kesehatan dalam bentuk serbuk baik untuk jantung yang sehat, terutama dalam kontrol lipid darah, pencegahan pembentukan plak di arteri, dan penurunan kadar kolesterol.
Untungnya, banyak makanan nabati dapat secara efektif mengurangi kolesterol. Baik penelitian berbasis hewan dan manusia telah menunjukkan bahwa Moringa oleifera mungkin memiliki efek menurunkan kolesterol.
7. Mendukung Kesehatan Otak
Manfaat daun kelor untuk kesehatan otak dan fungsi kognitif dipengaruhi oleh aktivitas antioksidan dan neuro-enhancer. Ini juga telah diuji sebagai pengobatan untuk penyakit Alzheimer dengan hasil awal yang menguntungkan.
Kandungan vitamin E dan C yang tinggi melawan oksidasi yang mengarah pada degenerasi neuron, dan meningkatkan fungsi otak.
8. Mencegah Kanker
Daun kelor juga bermanfaat untuk mencegah kanker. Daun kelor dapat membunuh sel yang telah mati dan mencegah tumbuhnya sel kanker.
Manfaat daun kelor untuk kesehatan tersebut diduga berkat kandungan antioksidannya yang dapat mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.
9. Menangkal Radikal Bebas
Antioksidan adalah senyawa yang bertindak melawan radikal bebas dalam tubuh. Kadar radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berhubungan dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Beberapa senyawa antioksidan telah ditemukan dalam daun kelor.
Satu studi pada wanita menemukan bahwa mengonsumsi 1,5 sendok teh (7 gram) bubuk daun kelor setiap hari selama tiga bulan secara signifikan meningkatkan kadar antioksidan darah.
10. Menyehatkan pencernaan
Daun kelor juga dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, sehingga seseorang terhindar dari sembelit, gastritis, dan kolitis ulserativa.
Daun kelor dapat menjaga kesehatan pencernaan karena mempunyai sifat antibakteri dan sifat antiinflamasi.
11. Mencegah gangguan ginjal
Konsumsi ekstrak daun kelor dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal, kandung kemih, atau rahim.
Manfaat tersebut dapat dirasakan karena kandungan antioksidan tinggi dalam daun kelor yang dapat membantu mengurangi toksisitas di ginjal.
12. Melindungi hati
Daun kelor juga mempunyai sifat untuk melindungi hati dari kerusakan dan mempercepat pemulihan usai terjadi kerusakan.
13. Menjaga kesehatan mata
Daun kelor adalah bahan alami yang dapat menjaga kesehatan mata. Manfaat tersebut dapat dirasakan karena daun kelor mengandung antioksidan yang tinggi.
Antioksidan ternyata membantu mencegah gangguan penglihatan dengan menghambat kerusakan pada retina dan kapiler.
14. Mengobati edema
Edema atau membengkaknya bagian tubuh tertentu karena terdapat penumpukan cairan berlebih dapat diobati dengan daun kelor. Daun kelor bisa mengobati edema karena mengandung sifat antiinflamasi.
15. Mengobati anemia
Daun kelor ternyata membantu meningkatkan penyerapan zat besi oleh tubuh yang berkontribusi pada peningkatan jumlah sel darah merah.
Hal tersebut berguna dalam pengobatan dan pencegahan anemia dan sickle cell disease (SCD) atau penyakit sel sabit.
16. Menjaga kesehatan tulang
Salah satu cara menjaga kesehatan tulang adalah mengonsumsi daun kelor. Bahan tersebut baik untuk kesehatan tulang karena kandungan kalsium dan fosfornya.
Sifat antiinflamasi dari daun kelor juga efektif dalam mengatasi radang sendi dan membantu penyembuhan tulang yang rusak. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









