Jakarta

Travel Dupe Makin Populer, Ini 3 Destinasi yang Bisa Jadi Pengganti Venice, Aspen, dan Kyoto

Anggerhana Denni Rahmawati | 10 Agustus 2026, 17:15 WIB
Travel Dupe Makin Populer, Ini 3 Destinasi yang Bisa Jadi Pengganti Venice, Aspen, dan Kyoto
Tiga kota ini disebut bisa gantikan Venice, Aspen, dan Kyoto. - pelago.com

AKURAT JAKARTA - Destinasi seperti Venice, Aspen, dan Kyoto memang menjadi impian banyak wisatawan.

Namun, popularitas tinggi juga membuat sejumlah tempat tersebut menghadapi persoalan overtourism atau kepadatan wisatawan berlebihan.

Kondisi ini kemudian melahirkan tren travel dupe, yakni memilih destinasi alternatif yang menawarkan pengalaman serupa tetapi dengan suasana yang lebih tenang.

Konsep tersebut tidak hanya membuat perjalanan lebih nyaman, tetapi juga membantu menyebarkan aktivitas wisata ke daerah lain.

Penyedia layanan eSIM Holafly asal Spanyol menyusun daftar travel dupe berdasarkan kemiripan visual dan budaya, harga akomodasi, kepadatan wisatawan, aksesibilitas, serta popularitas di media sosial dan mesin pencarian.

Destinasi alternatif juga harus berasal dari negara berbeda dengan destinasi aslinya.

1. Ghent, Belgia untuk menggantikan Venice

Ghent berada di posisi pertama sebagai alternatif Venice.

Keduanya sama-sama memiliki kanal dan bangunan bersejarah.

Bedanya, Ghent menawarkan suasana yang relatif lebih tenang dibandingkan Venice yang kerap dipadati wisatawan.

Baca Juga: NCT 127 Kembali Konser di Jakarta, NCTzen Mulai Harus Hitung Isi Dompet Sebelum War Tiket

2. Banff, Kanada untuk alternatif Aspen

Banff menempati posisi kedua sebagai alternatif Aspen.

Keduanya menawarkan pemandangan Pegunungan Rocky dan aktivitas musim dingin seperti ski.

Aspen dikenal sebagai destinasi kalangan kaya dan selebritas sehingga biaya berlibur di sana cukup tinggi.

Banff dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman pegunungan dengan suasana berbeda.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.