Travel Dupe Makin Populer, Ini 3 Destinasi yang Bisa Jadi Pengganti Venice, Aspen, dan Kyoto

AKURAT JAKARTA - Destinasi seperti Venice, Aspen, dan Kyoto memang menjadi impian banyak wisatawan.
Namun, popularitas tinggi juga membuat sejumlah tempat tersebut menghadapi persoalan overtourism atau kepadatan wisatawan berlebihan.
Kondisi ini kemudian melahirkan tren travel dupe, yakni memilih destinasi alternatif yang menawarkan pengalaman serupa tetapi dengan suasana yang lebih tenang.
Konsep tersebut tidak hanya membuat perjalanan lebih nyaman, tetapi juga membantu menyebarkan aktivitas wisata ke daerah lain.
Penyedia layanan eSIM Holafly asal Spanyol menyusun daftar travel dupe berdasarkan kemiripan visual dan budaya, harga akomodasi, kepadatan wisatawan, aksesibilitas, serta popularitas di media sosial dan mesin pencarian.
Destinasi alternatif juga harus berasal dari negara berbeda dengan destinasi aslinya.
1. Ghent, Belgia untuk menggantikan Venice
Ghent berada di posisi pertama sebagai alternatif Venice.
Keduanya sama-sama memiliki kanal dan bangunan bersejarah.
Bedanya, Ghent menawarkan suasana yang relatif lebih tenang dibandingkan Venice yang kerap dipadati wisatawan.
Baca Juga: NCT 127 Kembali Konser di Jakarta, NCTzen Mulai Harus Hitung Isi Dompet Sebelum War Tiket
2. Banff, Kanada untuk alternatif Aspen
Banff menempati posisi kedua sebagai alternatif Aspen.
Keduanya menawarkan pemandangan Pegunungan Rocky dan aktivitas musim dingin seperti ski.
Aspen dikenal sebagai destinasi kalangan kaya dan selebritas sehingga biaya berlibur di sana cukup tinggi.
Banff dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman pegunungan dengan suasana berbeda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







