Menikmati Wajah Lain Yogyakarta, Inilah 3 Destinasi Wisata Kota yang Penuh Pesona

AKURAT JAKARTA - Yogyakarta memang identik dengan kawasan Malioboro yang selalu ramai oleh wisatawan.
Namun, di balik gemerlap jalan legendaris itu, kota ini masih menyimpan banyak sudut menarik yang tak kalah memesona untuk dijelajahi.
Mulai dari kawasan bersejarah hingga area yang kini disulap menjadi ruang publik modern dan artistik, Yogyakarta menawarkan pengalaman berlibur yang lebih tenang dan beragam.
Baca Juga: Ladang Farm Teknologi, Sensasi Wisata Edukatif di Vertical Farm Tertinggi di Indonesia
Berikut tiga destinasi menarik yang patut masuk dalam daftar kunjungan kamu saat berlibur ke Kota Gudeg.
1. Pedestrian Kota Baru: Ruang Publik Bersejarah yang Kini Lebih Hidup
Kawasan Kota Baru atau Kotabaru merupakan salah satu cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda yang kini tampil dengan wajah baru.
Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan revitalisasi besar pada area pedestrian Jalan Suroto dan sekitarnya, menghadirkan trotoar yang lebih lebar, bangku taman, lampu klasik, serta guiding block ramah difabel.
Kawasan ini menjadi tempat ideal untuk berjalan santai sambil menikmati arsitektur bangunan bergaya Eropa tempo dulu.
Dengan pepohonan rindang dan konsep “garden city”, suasana Kota Baru kini terasa lebih nyaman sekaligus fotogenik, cocok bagi wisatawan yang ingin bersantai di tengah suasana kota yang bersejarah.
2. Kotagede: Napas Tradisi dan Keanggunan Masa Lalu
Berbeda dengan Kota Baru, Kotagede menawarkan pengalaman wisata yang sarat nilai sejarah dan budaya Jawa.
Sebagai bekas ibu kota Kerajaan Mataram Islam, Kotagede menyimpan jejak kejayaan masa lampau yang masih terasa hingga kini.
Baca Juga: TMII Tak Buka Pagi pada 12 Oktober karena Acara Korporat, Pengunjung Diimbau Datang Siang Hari
Wisatawan dapat menelusuri gang-gang sempit dengan dinding bata ekspos, mengunjungi kompleks makam raja-raja Mataram, hingga melihat langsung proses pembuatan perak yang menjadi ciri khas kawasan ini.
Tak hanya itu, aroma kuliner tradisional seperti kipo dan legendarisnya Pasar Legi menambah daya tarik tersendiri bagi siapa pun yang datang.
3. Prawirotaman: Kawasan Artistik yang Tak Pernah Sepi
Baca Juga: Gandrung Sewu 2025 Bakal Gegerkan Banyuwangi, Ribuan Penari Siap Tampil
Prawirotaman dikenal sebagai kawasan yang penuh warna dan suasana kosmopolitan.
Dulu, kawasan ini adalah permukiman keluarga bangsawan, namun kini menjelma menjadi pusat akomodasi dan kuliner bagi wisatawan dari berbagai negara.
Jalan Prawirotaman dipenuhi kafe unik, butik lokal, dan galeri seni yang menampilkan karya seniman muda Yogyakarta.
Baca Juga: Serunya Keliling Jakarta dari Atas Bus Terbuka, Ini Panduan Pesan Tiket Open Top Tour Secara Online
Saat malam tiba, kawasan ini semakin hidup dengan lampu-lampu hangat dan suasana akrab yang membuat siapa pun betah berlama-lama.
Menjelajahi ketiga kawasan tersebut memberikan pengalaman berbeda dari hiruk pikuk Malioboro.
Di Pedestrian Kota Baru, wisatawan bisa menikmati modernitas dalam balutan sejarah; di Kotagede, meresapi akar tradisi Jawa yang kental; dan di Prawirotaman, merasakan energi kreatif khas Yogyakarta masa kini.
Baca Juga: Taman Sarang Bangau: Ruang Hijau Nyaman di Ujung Utara Jakarta
Semua ini menjadi bukti bahwa pesona Yogyakarta tak hanya terletak di satu titik, melainkan di setiap sudutnya yang menyimpan kisah dan keindahan tersendiri. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









