Selendang Mayang, Kesegaran Legendaris Betawi yang Mulai Langka

AKURAT JAKARTA - Menjelajahi kuliner khas Betawi selalu menghadirkan pengalaman yang tak pernah habis dan senantiasa menarik untuk dinikmati.
Salah satunya adalah Es Selendang Mayang, minuman khas Betawi yang kini semakin jarang ditemui.
Meski begitu, bagi para pencinta wisata kuliner, berburu minuman ini menjadi pengalaman unik yang tak boleh dilewatkan.
Selendang Mayang memiliki tampilan yang menggoda.
Potongan adonan tepung beras yang berwarna-warni seperti merah muda, putih, dan hijau, ditata rapi dalam mangkuk atau gelas.
Teksturnya kenyal, mirip agar-agar tetapi lebih padat.
Sajian ini kemudian disiram santan gurih, larutan gula merah yang manis legit, serta es serut yang menyegarkan.
Perpaduan rasanya menghadirkan sensasi manis, gurih, dan dingin sekaligus, membuat siapa pun yang mencicipinya ingin kembali menyeruput.
Nama uniknya juga menyimpan filosofi. “Selendang” merujuk pada kain panjang yang anggun, sementara “Mayang” menggambarkan bunga pinang yang cantik.
Baca Juga: Geopark Maros-Pangkep, Karst Megah Sulawesi yang Mendunia
Filosofi ini mencerminkan keindahan dan kelembutan budaya Betawi yang diwariskan turun-temurun.
Dulu, Selendang Mayang mudah ditemui di gerobak pedagang keliling di sudut-sudut kampung Jakarta.
Kini, keberadaannya semakin langka dan lebih banyak muncul di festival budaya Betawi atau acara-acara khusus.
Baca Juga: Pola Komunikasi di WhatsApp Bisa Ungkap Tanda Red Flag pada Pasangan
Justru kelangkaan inilah yang membuat berburu Selendang Mayang terasa istimewa.
Rasanya seperti menemukan potongan sejarah yang masih hidup di tengah hiruk pikuk kota metropolitan.
Bagi wisatawan kuliner, mencoba Selendang Mayang bukan hanya soal menikmati segarnya minuman, tetapi juga merasakan napas budaya Jakarta tempo dulu.
Baca Juga: Kepribadian Otrovert, Langka tapi Punya Kekuatan Unik yang Membuatnya Menarik
Saat gelas berisi warna-warni kenyal, santan, gula merah, dan es serut hadir di hadapan Anda, ada sensasi nostalgia yang sulit dijelaskan.
Jadi, bila berkunjung ke Jakarta, jangan ragu untuk meluangkan waktu berburu Es Selendang Mayang.
Siapa tahu, di balik satu tegukan segarnya, Anda bisa merasakan kehangatan budaya Betawi yang tak lekang oleh zaman.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





