Sejarah Ondel-Ondel: Dahulu untuk Pengusir Roh Jahat, Kini Jadi Ikon Budaya Betawi

AKURAT JAKARTA - Jika menyebut Jakarta, tak lengkap rasanya tanpa membicarakan ondel-ondel.
Boneka raksasa setinggi dua hingga tiga meter ini bukan sekadar tontonan rakyat, melainkan simbol budaya Betawi yang sarat makna.
Namun, tahukah Anda bahwa pada awalnya ondel-ondel bukanlah hiburan, melainkan medium sakral untuk mengusir roh jahat?
Baca Juga: Makan Keju Sebelum Tidur Terbukti Bisa Memicu Mimpi Buruk
Tradisi ondel-ondel sudah ada sejak berabad-abad lalu, jauh sebelum Jakarta dikenal sebagai pusat modernitas.
Dulu, masyarakat Betawi percaya adanya roh-roh halus yang bisa membawa penyakit, bencana, hingga mengganggu kehidupan warga kampung.
Untuk melindungi diri, mereka menciptakan boneka besar berbentuk manusia dengan wajah mencolok dan rambut dari ijuk.
Baca Juga: Ribuan Siswa Keracunan dari Program MBG, IDAI Beberkan Langkah Pertolongan Cepat
Penampilan menyeramkan itu sengaja dibuat agar roh jahat enggan mendekat.
Pada masa lalu, ondel-ondel kerap diarak berkeliling kampung dalam ritual tolak bala.
Diiringi musik tradisional dan doa, boneka raksasa itu dipercaya menjadi penjaga yang menjaga harmoni antara manusia dengan alam gaib.
Baca Juga: Xiaomi 17 Resmi Menggila! Bawa Baterai Jumbo dan Layar Belakang Keren, Siap Saingi iPhone 17
Wajah merah biasanya melambangkan tokoh laki-laki, sementara wajah putih menggambarkan perempuan.
Kehadirannya dianggap pasangan yang menjaga keseimbangan.
Seiring perjalanan waktu, fungsi sakral ondel-ondel mulai bergeser.
Baca Juga: Hari Jantung Sedunia, Mengenal Aritmia Jantung dan Upaya Pencegahan Komplikasi
Jakarta yang kian berkembang menjadikan boneka ini sebagai identitas budaya Betawi.
Dari hajatan pernikahan, pesta rakyat, hingga festival budaya, ondel-ondel selalu hadir membawa suasana meriah.
Penampilannya pun semakin berwarna, dihiasi busana khas Betawi yang cerah dan menarik perhatian wisatawan.
Baca Juga: Band Asal Jepang ONE OK ROCK Bakal Konser di Jakarta Mei 2026, Simak Lokasi dan Tanggalnya di Sini!
Kini, ondel-ondel bukan lagi sekadar “pengusir roh jahat”, melainkan duta budaya yang menyapa masyarakat.
Wisatawan yang berkunjung ke Jakarta hampir pasti menemukan ondel-ondel di berbagai sudut, baik dalam bentuk pertunjukan langsung maupun cenderamata.
Dari fungsinya sebagai penjaga kampung hingga simbol kebanggaan warga Betawi, ondel-ondel membuktikan bahwa tradisi mampu beradaptasi tanpa kehilangan akar sejarahnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







