Kota Tua Sepi Usai Demo, Pengunjung Merosot Drastis dari Ribuan Jadi Ratusan

AKURAT JAKARTA - Jumlah pengunjung Kota Tua, Jakarta Barat, mengalami penurunan tajam buntut aksi unjuk rasa yang terjadi di ibu kota dalam beberapa hari terakhir.
Dari data Unit Pengelola Kawasan (UPK), hanya 569 orang yang tercatat mengunjungi kawasan cagar budaya itu pada Minggu lalu.
Angka ini jauh menurun dibandingkan Minggu sebelumnya yang mampu menarik ribuan wisatawan.
Penurunan jumlah pengunjung ini tentu mengejutkan, mengingat Kota Tua biasanya menjadi salah satu destinasi favorit warga Jakarta maupun wisatawan mancanegara.
Dari total pengunjung yang tercatat, 535 di antaranya merupakan wisatawan domestik dan hanya 34 orang dari mancanegara.
Padahal, pada Minggu (24/8), jumlah pengunjung masih mencapai 7.480 orang, dengan rincian 7.180 wisatawan lokal dan 270 wisatawan asing.
Seiring menurunnya jumlah wisatawan, sejumlah museum di kawasan Kota Tua juga ditutup sementara.
Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi dampak eskalasi demonstrasi yang masih terjadi di beberapa titik Jakarta.
Kondisi ini jelas memengaruhi aktivitas wisata, sekaligus menjadi tantangan bagi pengelola dalam menjaga stabilitas kawasan bersejarah tersebut.
Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta turut bergerak cepat menangani dampak dari aksi unjuk rasa.
Sebanyak 1.325 personel kebersihan diturunkan untuk membersihkan lokasi-lokasi yang terdampak, lebih banyak dari jumlah yang direncanakan sebelumnya yakni 1.150 petugas.
Armada pendukung berupa 51 unit road sweeper, 70 truk sampah, dan 49 mobil lintas pengangkut sampah juga diterjunkan untuk memastikan kebersihan tetap terjaga.
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa seluruh lokasi telah dibersihkan secara tuntas.
Meski begitu, petugas tetap disiagakan untuk mengantisipasi adanya sampah susulan.
Langkah ini menjadi upaya nyata pemerintah daerah agar situasi tetap kondusif dan kawasan wisata bisa segera kembali normal. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





