Masjid Tjia Khang Hoo: Harmoni Budaya Betawi dan Tionghoa di Jakarta Timur

AKURAT JAKARTA - Di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, berdiri sebuah bangunan unik yang mencuri perhatian.
Sekilas tampak seperti kelenteng, namun ternyata bangunan tersebut adalah sebuah masjid.
Bangunan tersebut adalah Masjid Tjia Khang Hoo, sebuah rumah ibadah yang merepresentasikan akulturasi budaya Betawi dan Tionghoa dengan kental dan harmonis.
Baca Juga: Sehari Menyusuri Cikini: 6 Destinasi Warisan Sejarah dan Kuliner Legendaris Jakarta
Terletak di Jalan H. Soleh RT 002/RW 07, masjid ini terkenal sebagai simbol toleransi serta bukti sejarah hidup seorang keturunan Tionghoa bernama Tjia Khang Hoo.
Cerita ini dimulai dari perjumpaan antara Tjia Kang Hoo, seorang keturunan Tionghoa yang tinggal di kawasan Pekayon, dengan seorang perempuan asal Betawi.
Kemudian mereka akhirnya menikah, dan Tjia Khang Hoo pun memeluk agama Islam serta mengganti namanya menjadi Abdul Soleh.
Baca Juga: Menikmati Nuansa Belanda di Jakarta: 6 Kafe dan Restoran Bergaya Vintage yang Wajib Dikunjungi
Dari latar belakang sejarah itulah kemudian didirikan masjid yang memadukan unsur budaya nenek moyangnya dengan ajaran Islam yang dianutnya.
Desain arsitektur Masjid Tjia Khang Hoo merepresentasikan perpaduan budaya tersebut.
Di bagian atap terdapat lima pagoda yang melambangkan lima rukun Islam.
Baca Juga: Menjelajahi Hidden Gem di Tangerang: Alternatif Liburan Singkat yang Menyegarkan
Gapura bergaya paifang, pagar batu berukir khas Tionghoa, serta warna merah dan emas yang mendominasi interiornya mencerminkan kekayaan budaya Tionghoa yang sarat makna—seperti keberuntungan, kemakmuran, dan panjang umur.
Uniknya, di tengah ornamen khas Tionghoa, terdapat elemen-elemen Islami seperti lafaz "Allah" di puncak pagoda, 99 Asmaul Husna berwarna emas di dinding dalam, serta lafaz “Allah” dan “Muhammad” di mihrab yang dihiasi motif awan xiangyun—simbol keberuntungan dalam budaya Tionghoa.
Tidak hanya itu, budaya Betawi juga terlihat dari penggunaan lisplang bermotif gigi balang pada bagian atap masjid.
Baca Juga: Restoran Seminyak Terbaik yang Wajib Kamu Coba untuk Makan Malam
Keunikan desain ini menjadikan Masjid Tjia Khang Hoo bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi dan budaya yang menarik.
Selain berfungsi sebagai tempat salat, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, tempat belajar-mengajar, hingga perayaan hari besar Islam.
Menariknya, saat perayaan Tahun Baru Imlek, area sekitar masjid turut dihiasi lampion dan ornamen khas Imlek, menunjukkan bagaimana masjid ini turut menjaga kearifan lokal dan semangat kebersamaan lintas budaya.
Baca Juga: Menelusuri Pesona Kota Tua Jakarta: 8 Tempat Wisata Terbaik yang Wajib Dikunjungi
Masjid Tjia Khang Hoo bukan hanya simbol spiritual, tetapi juga jembatan antara dua budaya besar yang hidup berdampingan dengan damai di Jakarta.
Sebuah warisan sejarah yang patut dijaga dan dikenalkan kepada generasi masa kini.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026




